Sunday, February 10, 2019

REVIEW FILM: PIHU (India) 2018

0

Review Film PIHU
Jika penasaran Pihu itu apa coba deh intip trailernya dulu. Tapi kalau enggak suka nuansa mencekam lebih baik baca review sedikit mengandung spoiler. PIHU merupakan film india yang membawa kesan baru dalam penceritaan sebuah kisah. Pasalnya yang menjadi aktor utama bukan seperti biasanya. Film ini malah diperankan oleh seseorang yang bisa dibilang masih sangat lugu, lucu dan menggemaskan. Menonton film PIHU kita sendiri yang harus pandai menerjemahkan maksud dari isi filmnya. Pasalnya tidak terjadi adegan dialog antar tokoh. 

Tonton Trailer Film PIHU

Sekelumit kisahnya tentang seorang balita yang baru merayakan ulangtahun ke-2, ia terbangun dari tidurnya harus mengurus dirinya sendiri karena ditinggal tidur oleh Ibunya. Menonton adegan trailer sudah harus menelan ludah dan menggigit bibir. Bagaimana jika yang diadegankan oleh Pihu terjadi pada anak kita karena kurang perhatian dari orangtuanya. Ayahnya dinas di luar kota dan berangkat pagi buta, ia tergesa-gesa hingga lupa mematikan setrikaan. Anak baru bisa bisa berbicara namun belum pandai mengolah pesan saat berbicara.
Pihu berusaha membangunkan ibunya ketika ingin ke toilet, namun tidak ada respon lagi dari ibunya. Beberapa adegan bahaya ketika Pihu menghidupkan microwave, kompor gas dan terjadi ledakan di dapur. Film ini menjadi horor bagi orangtua mana pun yang melihatnya. Gadis kecil, imut, lucu dan aktif harus tinggal sendiri dalam apartemen tinggi di India tanpa pengawasan orang dewasa.

Pihu HD source : https://www.imdb.com

Ketika Pihu mulai lapar namun, ajakan makan untuk ibunya yang terlelap sangat nyenyak akhirnya memutuskan untuk melihat isi kulkas. Pihu tertarik dengan lemari es, ia mengeluarkan semua isi kulkas dan mulai mengurung diri dalam lemari pendingin. Pihu terjebak di dalam kulkas, tidak ada yang mendengar jerit dan tangisan Pihu.
Penggemar Bollywood akan mendapatkan nuansa baru, pasalnya selama film diputar tidak ada scene menyanyi dan menari. Pun durasi singkat hanya sekitar satu jam setengah. Terlebih hanya monolog yang lebih dominan. Penonton menjadi penilai sekaligus menyimpulkan sendiri jalan cerita yang disuguhkan, bersabarlah saat menonton film PIHU. Memacu adrenalin dan selalu penasaran menebak-nebak apa yang terjadi pada adegan berikutnya.
Meskipun sedikit membingungkan di beberapa bagian film tentang tulisan di cermin dengan menggunakan lipstik. Menonton film Pihu seperti melihat video dokumenter, karena anak yang berusia 2 tahun berperan sangat natural seakan ia tidak sedang bermain film. Pembawaan si anak yang lincah dan cerdas, membuat penonton terenyuh kadang gemas.
Film ini sebenarnya sedikit mengkritik orangtua untuk tidak terlalu berlebihan ketika emosi, maupun memutuskan sebuah tindakan harus jangka panjang. Tidak serta merta langsung memilih jalan pintas untuk mencari zona nyaman tersendiri. Pun juga dalam film ini tidak melulu masalah ekonomi yang melilit menjadi faktor utama keluarga tidak sejahtera.  Krisis kepercayaan dan mudah cemburu tanpa sebab juga salah satu pemicu retaknya keharmonisan. Sebisa mungkin menguasai diri ketika berhadapan dengan masalah. Agar anak tidak menjadi korban.
Rating untuk film ini 7.5 dari 10 .
Yuk nonton film PIHU!




Tuesday, February 5, 2019

Pawon Baiq: Mudah Membuat Kaldu Ayam Kacang Ijo

0

Lezatnya Kaldu Ayam Kacang Ijo

Mungkin sedikit asing di beberapa kalangan, pasalnya makanan ini hanya khas di daerah saya. Situbondo. Keluarga saya dulu membuka restoran sate, gulai dan kaldu. Kebelutan memang khas mengandung rempah-rempah. Bagi kami yang sudah keturunan Arab makanan mengandung rempah yang banyak itu sudah biasa di lidahnya. Apalagi suka makan daging-dagingan.

Setelah saya pindah ke Ambulu tepatnya di Jember selatan untuk ikut suami. Keluarga kami yang baru tidak pernah membuat masakan semacam itu. Ia mengakui Mbah suami yang masih keturunan Pakistan sering membuat masakan kaldu dengan kikil. Kalau di Situbondo yang rata-rata orang Madura menyebut kaki kambing atau sapi itu kokot. 

Pernah juga Mbah Uti dari saudara ipar yang kebetulan orang Jawa tulen tinggal di Malang mengaku aneh kalau kacang ijo dicampur pada masakan daging pula. Akhirnya ketika sampai di Situbondo dan disuguhi makanan tersebut ia mengaku senang dan ingin tambah lagi.

Sungguh godaan bagi bumil yang ingin mencicipi kaldu kacang ijo namun yang rendah kolesterol. Akhirnya saya punya ide untuk memasak kaldu dengan bahan dasar ayam bagian dada dan tanpa kaldunya. Mengapa memilih ayam? Karena kandungan daging putih jumlah lemaknya tidak terlalu banyak bila dibanding dengan daging merah. Ini eksperimen pertama juga, pasalnya bebas dari menggunakan MSG maupun penyedap rasa lainnya. Apa saja bahannya? Yuk intip bersama.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat Kaldu Ayam Kacang Ijo ala Pawon Baiq:



·         Seperempat daging ayam (bagian dada)
·         Kacang ijo 3 genggam kecil

Bumbu halus:
 
§  Bawang putih 3 siung
§  Bawang merah 4 siung
§  Garam 1 sdm
§  Gula 2 sdt
§  Jahe 1.5 cm
§  Kunci 1 cm
§  Lengkuas 0.5 cm
§  Lada halus 2 sdt 
  
Pelengkap Sambal: Biasanya membuat dari cabe yang direbus dicampur dengan kemiri yang digoreng haluskan dengan garam dan sedikit gula. Sediakan perasan jeruk nipis.
Garnis (Bebas boleh pakai atau enggak) : Bisa bawang goreng, atau irisan tomat dan seledri.
Cara membuat:
1.    Siapkan bahan bumbu yang sudah bersih untuk dihaluskan seperti gambar di bawah ini.
2.    Cuci bersih kacang ijo dan rebus dengan air satu liter sekitar 10 menit.
3.    Setelah bumbu sudah dihaluskan, cuci bersih ayam dan rebus sekitar 5 menit lalu buang air kaldunya.
4.    Tumis bumbu dengan minyak goreng secukupnya. Tunggu sampai aroma bawang terasa, lalu beri air sebanyak 2 gelas air.
5.    Ulek perlahan pada kacang ijo agar mudah matang nanti ketika dimasak.
6.    Setelah mendidih masukkan ayam yang masih setengah matang. Tunggu sampai 15 menit dengan api sedang.
7.    Setelah daging ayam terasa cukup empuk, mulai masukkan kacang ijo. Tunggu sampai mendidih dan tes rasa. Jika terasa kurang rasa bisa tambahkan penyedap bagi yang suka. Namun bagi yang tidak suka ukur takaran gula dan garam juga lada.
8.    Angkat dan tiriskan, beri garnis dan kaldu ayam kacang ijo siap disajikan.
9.    Saat akan menyantap lebih lezat lagi jika diberi perasan jeruk nipis.
10.  Selamat mencoba!


Mudah kan cara membuatnya! Silakan berkreasi dengan versimu. Terima kasih sudah membaca artikel spesial Pawon Baiq. Proses memasak membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Kaldu Ayam Kacang Ijo cocok menjadi menu sarapan maupun makan siang. Lebih lezat lagi jika dipadukan dengan tempe goreng yang masih hangat.

Follow instagram : Baiq Cynthia
Follow twitter : @BaiqVerma

Friday, February 1, 2019

Review Film : Cinderella and The Secrect Prince 2018

0

Review Film : Cinderella and The Secrect Prince 2018

Sebuah film animasi yang merupakan remake dari versi Cinderella lama. Tetap menggunakan tokoh utama Cinderella dan tikus-tikus sebagai temannya. Juga ibu tiri dan saudara tiri. Pergi ke pesta dansa untuk bertemu dengan pangeran yang mempersunting istri. Namun konsep dalam cerita ini membawa hal baru. Cinderella memiliki sifat yang keras kepala dan tidak takut menghadapi hal-hal baru.

Karakter Ella lebih agresif dan realistik, walaupun sedikit lugu dan polos. Sementara tiga tikus sahabatnya, satu dari mereka memiliki ciri yang berbeda. Ia bisa makan dengan garpu dan pisau. Mirip tingkah laku manusia, bahkan berdansa.

Film ini seperti memberikan sindiran sosial seperti perilaku tikus gendut yang ingin mengambil potongan keju milik temannya. Berbeda dengan Alex tikus yang menunjukkan cara elegan dalam bersikap. Bahkan ia memberi nasihat kepada teman-temannya untuk tidak mencuri makanan di meja makan. 

sumber : https://www.imdb.com/title/tt6241270/
Ella mendengarkan perbincangan ibu tiri dan saudara tirinya yang ingin menuju pesta dansa. Alex menyarankan untuk pergi ke pesta glamor nan indah. Ella pun tergesa untuk berangkat. Bahkan ia pun tidak sadar akan menggunakan gaun biasa. Si tikus kurus mengingatkan bahwa untuk pergi ke pesta mewah dan elegan harus menggunakan gaun yang cantik. Ia ingat dengan peri yang bisa mengubah baju jelek menjadi gaun yang cantik dengan sempurna. Namun ketika menemui peri yang dimaksud, peri tersebut masih kanak-kanak. Bahkan ia melabeli dirinya sebagai peri yang magang. Level sihirnya masih di bawah rata-rata dari yang diajarkan oleh ibu peri.

Desakan tiga tikus sahabat Ella membuat peri itu tergiur untuk menjadi peri yang hebat. Ia pun mau membantu Ella untuk pergi ke istana dengan gaun, kereta kencana dan semua indah. Namun anehnya tikus kecil bernama Alex tidak bisa disihir menjadi kuda. Padahal pada temannya bisa dan mudah.

Film animasi ini sangat realistik berbeda dengan versi aslinya. Ketika Cinderella berdansa dengan pangeran. Ia berkata jujur bahwa yang membawa dirinya ke istana ialah kekuatan sihir. Walaupun pangeran menanggapi dengan leluconnya yang gurih. Kemudian, walaupun ibu sihir jahat yang menyamar menjadi ibu Ratu memiliki kekuatan untuk menangkap Alex si tikus dan peri kecil. Ia berpikir jika menggunakan kekuatannya akan diketahui penyamarannya selama ini.

Ternyata tikus kecil yang bernama Alex memang benar wujud dari pangeran asli yang dikutuk. Setelah mencuri berita dari percakapan penyihir jahat dan burung elangnya. Ella berinisiatif untuk membantu Alex menjadi wujud semula. Peri kecil membuka buku mantra, untuk mengembalikan wujud Alex menjadi manusia harus menemukan sebuah cincin di HeartLand. Tetapi itu hanya legenda. Ella keras kepala untuk mewujudkan impian Alex yang masih menjadi tikus.

Karakter Alex tidak berambisi, ia sangat khawatir keadaan teman-temannya dalam bahaya. Terlebih untuk menuju tempat itu penuh dengan tantangan dan membahayakan jiwa. Burung elang memberi info kepada penyihir jahat. Mereka tidak bisa menghentikan misi Ella namun memiliki rencana menghambat perjalanan mereka dengan menabur benih pohon kantong semar raksasa untuk menangkap Alex.

Semasa di perjalanan Ella dan temannya termasuk Peri kecil bertemu dengan penjaga hutan yaitu seekor kura-kura yang tua. Kura-kura tua dan lamban membacakan daftar peraturan di dalam hutan, salah satunya dilarang memetik tumbuhan, bunga, pohon dan sejenisnya. Juga tidak boleh membuang sampah sembarangan.

Selain penuh humor dan pesan moral dalam film animasi berdurasi 1 jam 30 menit. Sangat menghibur terutama orang dewasa yang suka dengan cerita animasi. Alur yang dibawakan begitu cepat sehingga tidak membosankan para penonton.

Banyak twist dalam cerita Cinderella versi terbaru, meskipun endingnya sudah diketahui. Tetapi tetap membawa penonton penasaran. Ternyata cerita ini dibawakan oleh narator yaitu tikus. Entahlah rahasia pangeran sebenarnya dari seekor tikus sebagai mitos atau fakta. 
Rating untuk film ini. 6.5 up 9.

31 Januari 2019


Monday, January 28, 2019

Asyiknya Masak Roti Chanai/Maryam di Rumah : Ala Baiq Cynthia 100% Berhasil

0

Asyiknya Masak Roti Chanai/Maryam di Rumah : Ala Baiq Cynthia 100% Berhasil  


Berawal dari Bumil yang pengen ngemil dan ngiler makanan yang asin-asin. Awalnya ingin membeli snack yang berbentuk keripik. Tetapi ketika tahu kandungan makanan tersebut dan terdapat larangan bagi ibu hamil maka segera urung dan bingung mencari makanan enak, murah dan mudah didapatkan namun tetap nyaman bagi kesehatan ibu hamil.

Teman saya yang bernama Rhere memposting masakan ikan tuna yang dibuat gulai dengan latar belakang lagu India. Sudah gagal fokus saya. Tak segan membalas story Wa-nya dan kami sibuk membahas makanan. Mulai dari gandum sampai makanan khas India-Arab roti Chanai, parata, dan maryam. Makanan yang tinggi karbohidrat dengan rendah lemak. Cocok disantap dengan yang manis maupun disandingkan dengan makanan asin seperti gulai.


Bukan Bumil namanya jika ngidam tidak dituruti, tetaplah saya merengek ingin snack jagung yang buatan pabrik. Akhirnya Pak Suami mengantar dengan emosi yang naik turun. Tidak ingin bikin masalah, di supermarket saya tidak menuju tempat snack melainkan tempat bahan-bahan dapur. Mengambil tepung dan mentega. Mungkin sepertinya saya mulai membuat suami bingung. Alhasil membayar sendiri di kasir dengan uang yang setara dengan snack.


Hati ibu hamil dongkol saat itu, bagaimana rasanya dibikin kesal dan kecamuk jadi satu. Saya minta berhenti di sebuah warung depan rumah. Langit sudah menghitam, sebentar lagi akan hujan. Saya harus bolak-balik ke warung karena uangnya kurang 500 rupiah untuk beli telur seperempat. Di warung ada salah satu warga yang tanya-tanya soal barang yang saya beli. Ia menduga saya disuruh oleh mertua membelinya. Mertua akan membuat kue, tidak terima ketika mereka menganggap saya tidak bisa memasak. Saya bilang dengan sedikit sengit, bahwa akan membuat roti maryam.

“Oh, roti maryam yang seperti donat itu ya? Ukurannya segini kan??” jemarinya membentuk bulatan kecil. Lantas ia pun menganggap roti maryam seperti kue apem. Semua jawaban tidak ada yang tepat.


Saya izin pamit karena hujan mulai jatuh. Betapa bahagianya saat itu, momen yang pas dan tidak sabar segera berkreasi. Baiklah pertama engkau harus siapkapan wadah plastik atau aluminium berukuran sedang. Pisau kue, rol kue atau botol kaca, telenan, kresek bersih dan piring plastik juga teflon. 



Bahannya:
~ Air hangat satu gelas. 
~ Mentega yang sudah dicairkan 150 gram
~ susu kental manis (bebas ada atau tidak ada)
~ telur 2 butir (ambil kuning telur saja)
~ garam dan gula 1 sdt
~ tepung 250 gram atau 4 cangkir kecil.
~ Mentega yang dicairkan 200 gram

Pastikan bahan sudah ada kalau belum ada, siapkan dulu. Lanjut ke caranya ya! Harus siap dengan menguleni adonan sekitar 30-45 menit. Kalau gak siap nguleni sendiri ajak teman atau ibumu! Kebetulan saya mengajak suami pada percobaan kedua.

Tonton Videonya di channel Baiq Cynthia

Cara membuat:
1. Masukkan tepung ke dalam wadah, beserta garam dan gula. Aduk sampai rata.
2. Masukkan dua butir kuning telur uleni sebentar lalu masukkan mentega cair yang 150 gram. Uleni sampai tercampur.
3. Masukkan air panas, campur adonan sampai berwarna Orange. Kalau ingin lebih gurih ganti air panas dengan susu milk hangat pada adonan. Saya pakai yang air panas enak juga. Terserah Anda.
4. Aduk dan pukul-pukul adonan sampai tidak lengket lagi. Tips agar cepat menggumpal adonannya tambahkan sedikit tepung dan terus uleni.
5. Setelah adonan tidak lengket lagi di tangan, buat menjadi memanjang dan bagi menjadi 8 bagian untuk dibuat sebesar kepalan tangan. Bentuk menjadi bulat.



6. Olesi dengan mentega cair yang tersisa. Diamkan dalam wadah sisa buat adonan tadi dan tutup dengan kresek bersih. Tunggu sampai 40 menit.
7. Setelah adonan terlihat sudah mengembang, ambil satu adonan yang bulat. Pipihkan dengan rol cake atau botol kaca atau gelas sampai tipis.
8. Beri satu sendok mentega cair ratakan di atas adonan.
9. Ambil pisau kue untuk membuat irisan memanjang setebal 0.5 cm. Iris tipis menyerupai mie pangsit. Semakin kecil semakin bagus untuk membuat seratnya.
10. Gulung perlahan seperti membuat pelintiran, arahkan dari sudut yang berlawanan sampai bertemu di satu titik. Lalu gulung seperti obat nyamuk yang saling mengait. Terakhir bentuk seperti kepangan. Diamkan dulu sambil membentuk adonan lainnya.
11. Pipihkan dengan tangan sembari ditekan, beri dikit pelumas berupa putih telur atau mentega cair lagi.
12. Nyalakan kompor dengan api kecil taru teflon di atasnya. Adonan yang sudah ditekan tadi siap dipanggang dengan api kecil. Tunggu 3 menit sembari menekan adonan lainnya. Setelah itu bolak balik roti maryam yang di dalam teflon. Tunggu setengah masak lalu angkat.



13. Lakukan hal berulang sampai semua adonan selesai menjadi roti maryam setengah jadi.
14. Kalau sudah tidak sabar ingin menyantap, tinggal olesi margarin di teflon dan panggang roti maryam. Kalau ingin menyantap nanti, simpan di lemari es dengan dibungkus plastik bening terlebih dahulu.
15. Roti Maryam siap disajikan! Boleh dengan topping apa pun! Bisa susu kental, mesis, keju, selai maupun dicocol dengan makanan lainnya. 



Simpel kan? Hanya saja memang butuh proses yang panjang minimal 3 jam berdiri di dapur. Tetapi di saat proses membuat roti maryam secara maksimal tentu akan menghasilkan rasa yang gurih dan membuat nagih. Tidak ada yang sulit dari membuat roti maryam, dibutuhkan kesabaran dan keuletan. Berikut cuplikan hasil roti maryam saya yang kedua. Karena yang pertama terlalu keras hasilnya.

Penulis : Baiq Cynthia