Baiq Cynthia

Penulis muda dengan impian menulis menebar inspirasi,hobi menulis dan fotografi.

Review Film Ralph Breaks the internet
Beberapa bula lalu saya nonton di bioskop film ini, tapi enggak langsung saya posting reviewnya takut spoiler dan rata-rata review film ala saya pasti mengandung isi cerita yang lumayan detail. Baiklah film Ralph the Internet merupakan film animasi pertama yang saya tonton di bioskop. Karena bioskop lebih dekat rumah suami, sementara di Situbondo enggak punya bioskop. Walaupun jarak tempuh hampir satu jam, impian menonton bareng pasangan halal akhirnya terealisasi juga.
Film animasi ini merupakan kisah persahabatan tokoh game Wreck It Wralph yang bernama Raph bersahabat dengan Vanellope yang merupakan pemain di game Sugar Rush sebagai pembalap dengan level yang bagus. Suatu hari Vanellope merasa bosan dengan tantangan di dunia Sugar Rush. Ia sudah melewati semua level bahkan tingkat paling sulit pun mudah dilewati.


Ralph merasa kasihan melihat sahabatnya bersedih ia pun berinisiatif membuat lintasan baru pada permainan balapannya. Vanellope tertarik dengan tulisan berisi lintasan baru, ia pun mencoba. Meskipun lintasan sangat berbahaya berisi coklat panas dan penuh lumpur. Namun user pemain merasa kebingungan karena game yang dimainkan malah berjalan sendiri. Ia pun membanting stir berkali-kali berlawanan dengan Venellope yang ikut menyetir dari dalam game. Akhirnya stir game patah. Pemain yang menyewa di Litwalk game meminta maaf atas ketidaksengajaannya. Sugar Rush akan ditutup oleh pemilik rental game. Para penghuni Sugar Rush termasuk Venellope dan lainnya berhamburan menuju terminal sebelum terjebak di dalam game.

Kesepian walaupun memiliki sahabat itu yang dialami oleh Venellope, ia menyesal atas perbuatannya itu membuat gamenya harus ditutup. Teman-teman Venellope akhirnya harus mencari tempat untuk bernaung sementara, karena sudah menganggur dari pekerjaannya itu. Ralph ingat percakapan antara Litwalk dengan penyewa game tempat untuk mencari pengganti stir yang rusak ada di internet, hanya butuh beberapa detik mereka bisa menemukan di e-Bay. Litwalk merasa keberatan untuk membeli stir yang cukup mahal, bahkan tidak sebanding dengan pendapatan yang ia peroleh. Ralph mengajak Venellope ke tempat yang dilarang oleh penjaga stasiun, tentu saja tempat itu bernama internet. Mereka mengelabui penjaga agar bisa lolos ke dalam internet.


sumber: google.com
Awal masuk dalam bilik terminal internet Ralph dan Venellope merasa biasa saja, ternyata di dunia nyata wi-fi belum tersambung dalam komputer milik Litwalk. Ketika tersambung keajaiban dimulai. Pertualangan dimulai mereka masuk dalam dunia internet yang super sibuk. Hal pertama yang mereka temui ialah wikipedia untuk mengantarkan pada e-Bay. Tidak semudah perkiraan Ralph, di e-Bay mereka harus punya uang untuk menebus barang yang akan dibeli diberi waktu hanya 24 jam untuk menebus.

Liku-liku kesulitan yang menghadang tidak membuat nyali Venellope ciut, walaupun tugasnya harus mencuri mobil mewah untuk dijual. Akhirnya tertangkap dan mereka pun diberikan ide lain untuk mendapatkan uang dengan menjadi konten kreator.

Hambatan mulai teratasi, Ralph berhasil menebus stirnya. Tetapi Venellope jatuh cinta dengan tempat balapan di internet yang penuh bahaya. Ia bahkan tidak peduli lagi kata-kata persahabatan dengan Ralph. Sakit hati sebagai seorang sahabat yangdiacuhkan dan tidak dipedulikan perjuangannya. Ralph meminta tolong pada kenalannya di internet untuk menyebar virus pada game balapan tempat Shank.

Virus memang menyerang sistem yang tidak stabil, Venellope salah satu sasaran virus. Game terinfeksi virus ternyata menyebar pada jaringan internet. Keadaan genting ini malah membuat Ralph makin bersalah atas perbuatannya. 




Ending cerita ini menggambarkan tentang sebuah persahabatan yang sejati, tentang sahabat yang tidak harus selalu bersama. Ia berhak atas pilihan hidupnya akan pergi menuju mana, sebagai sahabat yang baik mendukung adalah bentuk kasih sayang akan arti persahabatan.



Film yang ditunggu-tunggu setelah sebelumnya sudah booming Insyaallah SAH yang diperankan oleh Pandji Pragiwaksono, (Raka), Titi Kamal (Silvi) dan Richard Kyle sebagai Dion. Pada film Insyaallah SAH 2 dengan look lebih fresh tetap menghadirkan 'Raka' dengan tokoh yang sama dengan sebelumnya, yang berbeda penokohan 'Raka' yang lebih khas dengan cara berpikir yang lambat dan terlihat kocak.

PARI : Not a Fairytale


Sinopsis Film PARI 2018, sekaligus saya berikan ulasannya secara bersamaan. Film horor 2018 Bollywood yang recomended.

PARI : Is not fairytale. Bukan seorang manusia dan bukan seorang peri. Ia bisa lebih menyeramkan dari monster. Menonton film yang dibintangi Anushka Sharma selalu membuat saya semakin ketagihan dengan aksi bermain peran. Sukses di film H1N1 sebuah film thriller yang mencekam, di tahun 2018 ia bermain film horor yang membuat selera makan berkurang dan kaki dingin selama
menonton.


Saya memang takut dengan adegan-adegan mengejutkan, tetapi film ini selalu membuat penasaran untuk mengikuti alurnya. Untuk pertama kali saya dibuat terkesan dengan pesan-pesan tersirat dalam film ini soal jin, ifrit, kiamat dan akal. Berlatar belakang di Bangladesh, tidak mengurangi nilai seni dan ciri khas India. Karena masih serumpun dan bahasa yang digunakan juga India bukan Bengali.


TRAILER OFFICIAL PARI 2018


Film dengan trailer bagus! Tidak membocorkan isi film
tapi sudah melingkupi dari awal sampai akhir. Tidak ada skenario yang diada-ada, semua sama dengan isi. Segi pemain, baik Anuskha yang menjiwai menjadi seseorang pinggiran yang terbebani oleh 'pertanyaan-pertanyaan' yang bahkan tidak ada jawaban.
Bagaimana ia berakting setengah melamun, bagaimana berakting dengan wajah menyeramkan dan tatapan kosong.


Sedikit saya kisahkan (Sinopsis film PARI);




[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="519"]Pari Poster Film. Source www.pinkvilla.com Sumber : www.pinkvilla.com[/caption]

Film garapan Anushka Sharma dan Karnesh Sharma, sudah rilis 2 Maret 2018 sedikit membuat opini soal jin Ifrit.  Pada film PARI, ritual pemuja setan dirancang sedemikian hingga cerita benar-benar bulat dikisahkan dari sudut pandang orang ketiga yaitu Arnab. Parambrata Chaterjee berperan sebagai lelaki yang polos, tidak pernah pacaran dan tidak ingin menikah di waktu dekat itu ternyat terjebak dalam permasalahan yang rumit.


Ia bertemu dengan Rukhsana sebagai pemain utama, anak dari korban ritual Auladhchakra. Anushka menjelma menjadi iblis yang memilih tinggal bersama Arnab, karena ia takut dengan suara adzan maupun aroma dupa. Ditengahi oleh Profesor Quasim Ali yang berusaha memutus rantai jin ifrit agar kiamat tidak cepat terjadi. Beliau mengejar para perempuan pemuja setan yang beranak pinak. Salah satu target sasarannya ialah Rukhsana.


Di awali adegan Arnab yang harus berurusan dengan polisi dan olah TKP atas kecelakaan yang tidak terduga, di saat hujan dan deras. Mobil yang ditumpangi oleh Arnab menyebabkan tewas pada wanita tanpa identitas yang memakai tudung hitam. Setelah bertanya dengan orang sekitar, wanita yang sudah dibawa ke kamar mayat merupakan Kuttewali budhiya, yang berarti perempuan pengembala anjing, ia tinggal di sebuah gubuk di ujung telaga dengan kumpulan anjing yang menyalak.


Semua seperti rantai yang saling menikam, mengikat dengan kencang pada kaki agar tak saling berlari. Ada sebuah kutipan yang membuat saya, sedikit tercengang. Kutipan ini dikatakan oleh Piyali, “Ada monster di dalam diri kita semua.” 


Tonton selengkapnya, agar tuntas rasa penasaran kalian. Kalau boleh kasih rating, mungkin julukan the best film horor di bulan ini versi Baiq. Karena rasa mencekamnya seperti menonton Conjuring 2. Star 9/10


Selamat menonton, pastikan tidak sendiri agar tidak ngompol di tempat!


Penulis : Baiq Cynthia

Info lengkap film PARI