Showing posts with label motivasi cinta. Show all posts
Showing posts with label motivasi cinta. Show all posts

Wednesday, December 19, 2018

Ketika Lelah yang Engkau Butuhkan Hanya Istirahat bukan Berhenti

0

Ketika lelah yang engkau butuhkan hanya istirahat bukan berhenti. 

Pernahkah terbetik dalam hati untuk menyerah saat engkau menemukan jalan menanjak dan melelahkan? Semua orang pasti pernah mengalami hal semacam ini. Terlebih hati yang terbagi menjadi berkeping-keping. Rapuh oleh suara-suara mereka yang membisikkan kata untuk berhenti. Ia menjelma ngengat kecil yang berdenging nyaring. Membekap sisa-sisa penyesalan dan kegagalan. 

Bukan soal cinta yang kandas, apalagi hubungan yang jauh. Sulit untuk didekap. Ini soal ruas-ruas tulang belakang yang mulai penyot. Menanti melodi rindu yang tak berkabar. Oh tidak, rindu sudah tertunaikan. Hanya saja relung jiwa merasa lelah.
Letih dengan keadaan yang tidak pernah berpihak kepada diri. Saat bertanya kepada rembulan ... ia hanya mematung lalu menarik awan. Menutupi dirinya dalam balutan kapas-kapas raksasa. Pernahkan memintal harapan setiap malam? 

Baiq-Cynthia-Blogger-Motivasi-Kata-Kata-Bijak
Baiq Cynthia's Motivation

Harapan yang masih tidak tahu arah jalan pulang. Ia mendekam dalam ruang hampa. Menanti masa tunggu usai, menunggu kesempatan datang. Tetapi kapan peluang kemenangan datang? Tidak ada jawaban dalam dimensi yang kosong.

Andai sebatang ranting tahu, kapan waktunya patah. Mungkin dedaunan siap menggugurkan daunnya. Andai aku tahu kapan kegagalan itu datang, mungkin lebih awal aku meluncur mencari tempat baru. Untuk apa menyesali apa yang sudah terjadi, percuma ... sia-sia selain rasa perih.

Untukmu yang merasa lelah dengan keadaan, belum berjumpa dengan berlian yang tertanam di dalam. Terus gali dan cari yang berharga. Mungkin dalam bayanganmu dekat tetapi sebenarnya berlian yang berharga tidak akan mudah didapatkan. 

Ketika engkau belum juga mendapatkan berlian yang dimaksud cobalah untuk terus menggali. Saat engkau telah lelah namun belum kunjung terlihat keberadaan berlian. Berhentilah sejenak untuk istirahat. Berhenti bukan berarti engkau menyerah. Namun mulai menyiapkan semangat baru dan jangan pernah menyerah dengan keadaan. 

Penulis : Baiq Cynthia

Saturday, November 3, 2018

Izinkan Aku Cemburu

2

Perempuan bisa menahan luka dan sedih dengan sedalam kekuatan hatinya. Tapi menahan cemburu? Sama sekali enggak bisa. Walaupun lelaki yang engkau cintai hanya melihat foto perempuan lain. Itu menyakitkan sekali bagi kaum wanita. Apalagi harus melihatnya memandang lebih dari lima menit, rasanya seperti ada gumpalan api bergumul di hati. Panas dan nyeri begitu dalam.

Aku tahu lelaki memang memiliki kodrat yang tidak bisa menutup mata ketika melihat wanita dengan paras cantik. Padahal menjaga pandangan itu penting, dengan terjaganya pandangan akan tertutup pintu menuju maksiat.




Wahai kaum lelaki, bisakah engkau menjaga pandangan untuk dirimu sendiri maupun kemurnian cinta sang istri? Seorang istri sudah melepaskan orangtuanya, kesenangan masa mudanya, maupun kesenangan untuk diri dan temannya. Ia rela dan patuh pada lelaki yang disebut suami. Ia menanggalkan segalanya hanya untuknya.

Lelaki memang tidak mampu jika melihat wanita yang menggoda imannya, tetapi sangat tangguh menahan cemburu. Sebaliknya, wanita bisa mengabaikan lelaki tampan bahkan ada wanita yang tidak tertarik pada harta bendanya maupun karirnya. Ia jatuh cinta murni karena kasih sayang dan perilakunya. Wanita bisa mengabaikan seribu pria demi lelaki yang paling dicintainya. Tetapi untuk menahan cemburu(?)

Wanita tidak mampu. Suruh jatuhkan saja peluru, jika batas cemburu terlampau besar. Ia tidak bisa melihat lelaki yang dicintainya menatap lawan jenis terlalu lama, apalagi sampai di tahap yang tidak sewajarnya.

Aku paham cemburu itu bisa menjadi peluru, yang membunuh perlahan. Tetapi hanya wanita yang setia dan sayang pasti akan merasa cemburu tatkala pasangannya mulai perlahan menjaga jarak, mengabaikan dan condong dengan sesuatu yang melupakan soal pasangannya.

Cemburu itu wajar, tetapi jangan terlalu besar. Kamu tidak akan kuat. Biar aku saja yang menanggung.




Baiq Cynthia

Monday, January 16, 2017

Sendiri (Saat Semua Pergi)

0

Ada kalanya hidup butuh untuk sendiri di saat kita merasa tak mampu lagi. Karena tak semua yang kita harapkan akan menjadi kenyataan. 


Cinta 

Datang dan pergi tanpa pamit, kembali pun tanpa mengetuk pintu hati terlebih dahulu. Dulu sempat berpikir akan aneh jadinya. Tapi saat engkau sudah mengerti hakikat cinta, engkau tak akan lagi menangis. Untuk apa?
Menangis saat ditinggalkan oleh kekasih? Menangis ditinggal suami? Tidak ada yang lebih menyakitkan jika kita ditinggal oleh Allah. 
Saat tak ada lindungan lagi, saat tak tersisa kesempatan untuk bernaung dibalik sajadah cinta. 
Terkadang hati merasa seperti ditikam panah panas yang menjejal dalam sanubari. Batin merontah kekosongan. Tak ada lagi yang tersisa selain hampa. Semua orang terasa tak peduli. Saat peduli pun hanya berkata, "Sabar, ya! Akan datang keindahan yang lebih sempurna dari apa pun. Kehidupan bahagia dunia akhirat."
Di dunia yang sementara, tak bisa ditukar dengan kebahagiaan di akhirat. Keabadian di dalamnya. Hanya dua tempat, Surga dan Neraka. Sudah siapkah?
Sendiri, pada akhirnya kita akan bermimpi dalam ruangan gelap. Tanpa lampu, tanpa keindahan, tanpa pujian. Ditemani amal yang selama ini menjadi tempat kita berpijak.
Tak bisa pongah, segalanya yang kita miliki akan kembali kepada Sang pemilik. Kita hanya diberi kesempatan untuk selalu memperbaiki kualitas.
Berbicara sangat mudah, akan lebih mudah jika sambil dipraktikkan. Saya bukan motivator yang handal. Menulis seperti obat, saat benar-benar sendiri. Semua pergi. Hanya pena dan kertas yang selalu setia. Hanya ranting dan tanah yang selalu sedia. Hanya pohon bisu tak pernah mengeluh, saat aku guratkan paku untuk menulis. 
Ya! Mereka sudah pergi. Selamat malam mimpi.