Baiq Cynthia

Penulis muda dengan impian menulis menebar inspirasi,hobi menulis dan fotografi.

Sebuah film yang dibintangi Akhsay Kumar sebagai gangster. Mumbai menjadi area kekuasaannya. Tak ada yang berani melawannya. Satu teman yang berhianat. Satu peluru akan menembus jantung penghianat. 



Misinya hanyalah ingin menguasai mumbai. 12 tahun silam dua bocah yang hidup penuh derita. Tak punya rumah. Apalagi orangtua. Kerjaannya apa saja. Demi bisa bertahan hidup. 

Tidur beralaskan tanah, beratap rel kereta. Setiap beberapa jam suara bising gerbong lokomotif mengusik tidurnya. Tak peduli udara dingin yang menusuk tulang. Tak takut serangan nyamuk atau anjing liar. 

Dua bocah yang bertahan hidup, bertemu dengan seorang gangster. Bagi Sohaib dua bocah adalah ladang kejayaannya. Bisa menjadi kaki tangan yang sangat berguna kelak. Aslam dan sahabatnya pun menerima tawaran lelaki berkacamata hitam. Berkumis tebal. Dengan asap rokok menjadi bayangannya.

Bertahun-tahun di luar Negeri demi keamanan diri dari kejaran Polisi. Tapi, Sohaib tidak bisa diam. Jika, Mumbai akan direbut oleh musuhnya. Mafia besar yang ingin menguasai. Sang musuh pun sangat ingin Sohaib mati ditanganya.

Banyak pertentangan, konflik dan simbah darah demi terwujudnya sebuah misi. Bukan Sohaib namanya jika tidak bisa membuat dunia penuh iblis.

Namun, salah satu anak buah Sohaib tertangkap polisi. Karena perbuatannya membunuh seorang wanita. Bagaikan tanduk merah muncul di atas kepala Sohaib. 

Baginya, kesalahan sekecil apa pun yang merusak citra dirinya. Harus ditumpas. Membuat polisi tahu, adalah kesalahan fatal. Hanya satu pelatuk mampu membuncahkan darah di dada korban. Sekalipun anak buahnya sendiri. 

~*~

Cinta ... terkadang bisa mengantar kita ke Surga. Terkadang pula bisa membawa ke Neraka. Cinta. Pun bisa membuat iblis berdoa. 

Mudah sekali bagi seorang Gangster berganti-ganti wanita. Tetapi, lelaki sejati hanya mempunyai satu Cinta. 

Cinta bagaikan racun bagi Aslam. Lelaki yang sangat setia kepada Sohaib. Bahkan rela nyawanya menjadi taruhannya. Bagi Aslam Sohaib adalah Pahlawan. 

Seorang wanita pendatang dari Khasmir, memiliki raut wajah yang manis. Telah menjahit cinta pada hati Aslam. Aslam rela berpura-pura menjadi tukang jahit. Demi mendapatkan cinta wanita yang membuat mimpinya tak muncul. 

Meski sahabat Aslam, patah hati. Aslam rela lakukan apa pun demi sahabatnya. Sebab cinta dan persahabatan tak tergantikan. 

Musuh Sohaib mengendus kabar, bahwa ada wanita yang membuat Sohaib 'gila'. Sekaligus umpan untuk bisa membunuh Sohaib.

Apakah cinta bisa merubah iblis menjadi malaikat? Apakah setelah menaklukkan Mumbai dan seisinya, bisa menaklukkan cinta? Siapakah cinta Sohaib? Yang bisa membuat iblis berdoa. Bagaimana jika cinta Shohaib dan anak didiknya adalah orang yang sama? 

~*~

Itu petikan film yang luar biasa membuat saya tidak mandi di akhir pekan. 😀 Rasanya film bernuansa action, romantis, dan drama mampu membuat betah duduk 2 jam 16 menit. 

Kalau ditanya rating 4.8 dari 5. Gak akan nyesel bagi pecinta action. 🌟🌟🌟🌟

Hanya saja ada sekelumit yang membuat saya bingung. Ayah Sohaib polisi, kok bisa anaknya jadi perampok? 

Penasaran? Nonton saja. Biar gak dikejar arwah penasaran. 

Satu kutipan film yang aku suka dari film Once Upon a time in Mumbaai Dobaara. 






Keberanian tak butuh kaki untuk melangkah ~ Aslam.

Info detail film ~Source Wikipedia 

Directed by Milan Luthria

Produced by Ekta Kapoor, 





Shobha Kapoor







Written by Rajat Arora

Starring Akshay Kumar, 





Imran Khan, 











Sonakshi Sinha







Music by Songs: 





Pritam; 











Anupam Amod ;











Background 













Score 











Sandeep Shirodkar







Cinematography : Ayananka Bose

Edited by Akiv Ali

Distributed by Balaji Motion Pictures

Release date 





15 August 2013







Running time 





152 minutes







Country India

Language Hindi





Prem Dilwale yang dibintangi oleh Salman Khan. Sukses membuat saya tertawa dengan aksi kocaknya. Lucu, humoris dan romantis. Cita-citanya untuk pergi ke Kerajaan Pritampura demi menemui seorang gadis yang diidamkan. Tujuannya hanya ingin bertemu, dan memberikan hadiah. 

Gadis yang ditemui saat bakri sosial bukanlah gadis biasa. Wanita dengan kulit yang halus dan wajah oval adalah tunangan Vijay Sigh. Seorang Pangeran yang bijaksana.

Entah bagaimana usahanya malah terjebak dalam sebuah istana. Wajahnya yang mirip dengan Sang Pangeran. Belum pernah terbetik dalam hati Prem Dilwale. 

~*~

Empat hari sebelum penobatan raja di Pritampur. Di mana dihadiri semua rakyat, dan tamu dari penjuru negeri. Termasuk Putri Maithili. Sang Pangeran mengalami kecelakaan. Tidak tahu dalang dibalik kejadian yang menyebabkan luka dalam. 

Penasihat istana sekaligus ajudan. Kalap, mengingat upacara yang sangat sakral. Tidak mungkin ditunda. Tidak bisa dipungkiri. Sebuah kebetulan. Prem Dilwale. Bertemu dengan petugas istana. Kemudian Tn. Dawan meminta bantuanya. Untuk menjadi Pangeran sementara. Menggantikan Vijay Sigh yang kritis. 

Sosok pecinta drama, teater, kini malah harus berakting sedemikian rupa seperti Raja. Di dunia nyata. Bukannya bisa mengikuti aturan istana. Pram Dilwale sukses bikin malu Tn. Dawan. Mengganti acara pidato menjadi ajang sepak bola. 

Konflik panasnya, saat Chandika dan Chanda selaku saudara tiri tidak suka dengan kejayaan Vijay Sigh. 

Lantas bagaimana peran Pram Dilwale? Mampukah dia membuat damai istana. Atau malah menghancurkannya? Siapa dalang dibalik kecelakaan Vijay Sigh? 

Bagaimana perasaan  Pram bertemu dengan Putri Maithili? Apakah setiap impian bisa menjadi nyata? Coba tonton deh. Biar tahu jawabannya. 

Yang aku suka adalah bagian Pram yang sadar diri, bahwa dia bukan siapa-siapa di Istana. Sifat rendah hati yang suka menolong. Kocaknya minta ampun. 

Kutipan yang ngena banget di hati itu ini. 

Lampu yang menyala untukku, dia bukan milikku~Pram Dilwale



Di film ini, saya bisa jalan-jalan Pritampura. Menikmati pesona alam. Megahnya bangunan bersejarah. Makanan yang khas. Juga tradisi yang begitu eksotik. 

Rating dari saya jika 1-5, adalah 🌟🌟🌟🌟 (4,5) Mengapa? Film yang berdurasi 165 menit. Sukses membuat emosi meletup. Komedi, Konflik, Drama, Romantis, Action jadi satu. Banyak petikan hidup yang berharga. So, touching. 


Duh! HAPPY Wacthing! ✨⚡☺
Directed by : Sooraj R. Barjatya

Produced by :Ajit Kumar Barjatya

Kamal Kumar Barjatya

Rajkumar Barjatya

Screenplay by : Sooraj R. Barjatya

Story by : Sooraj R. Barjatya

Based on : The Prisoner of Zenda by Wells Root and Donald Ogden Stewart[1][2]

Starring : 

⚡Salman Khan

⚡Sonam Kapoor

⚡Neil Nitin Mukesh

⚡Anupam Kher

Music by Songs:Himesh Reshammiya

Score: Sanjoy Chowdhury

Himesh Reshammiya

Cinematography :V. Manikandan

source : wikipedia