Baiq Cynthia

Penulis muda dengan impian menulis menebar inspirasi,hobi menulis dan fotografi.

5 Cara Konsisten dalam Menulis Dimulai dari Membiasakan Diri
Konsistensi memang salah satu indikator kesuksesan seseorang. Kesuksesan tidak terjadi dalam suatu waktu ia muncul dari proses panjang, mulai konsisten. Begitu juga konsisten dalam menulis, harus diterapkan tanpa menunda.
Apa saja yang memengaruhi proses konsistensi dalam menulis. Lima cara agar konsisten dalam menulis.

sumber: pexel.com
1.       Menentukan waktu yang baik untuk menulis.
 Waktu terbaik untuk menulis tidak harus waktu senggang atau waktu luang maupun masa libur, menulis bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, bahkan saat perjalanan. Golden time menulis sekitar sepertiga malam sampai menjelang subuh, kalau Ceo Diva Press—Edy Mulyono pernah menuliskan waktu menulis beliau setelah sholat Subuh sampai jam sembilan pagi itu dilakukan setiap hari. Seorang Ceo yang memiliki jam terbang lebih tinggi saja bisa memiliki waktu luang setidaknya dua jam itu sudah cukup. Kalau merasa keberatan dengan jam pagi, bisa dilakukan di siang hari atau satu jam sebelum tidur.
2.       Bagi waktu antara membaca dan menulis.
Menulis butuh amunisi berupa bacaan, semakin banyak bahan bacaan yang ditutaskan. Semakin baik kualitas tulisan pun tidak merasakan stuk atau kesulitan dalam memulai menulis. Rumusnya menurut Tere Liye, teko yang diisi akan sesuai dengan yang keluar, semakin banyak diisi semakin banyak air yang keluar. Namun jika teko kosong, tidak ada air yang keluar. Pasang target untuk menulis dan membaca.

sumber: pexels
3.       Konsistensi bukan bakat tapi seni berlatih sabar
Nyaris tidak ada orang yang sukses tanpa mencoba dan mengandalkan bakat. Konsistensi butuh latihan, ia tidak serta merta langsung hadir dalam jejak hidup orang. Bersabarlah untuk bisa melatih konsistensi dalam menulis. Mungkin awal menulis hanya dua ratus kata, besok naikkan tingkatannya menjadi tiga ratus, esoknya lagi empat ratus dan seterusnya. Pasang target sesuai dengan kemampuan diri, yang terpenting latihan menulis setiap hari itu sebuah keharusan.
4.       Berkumpul dengan orang-orang yang punya passion yang sama
Kadang konsistensi menurun mengikuti kadar mood maupun rutinitas yang terlalu padat. Cobalah untuk bergaul dengan orang yang memiliki passion yang sama, niscaya punya kesempatan lebih besar untuk rajin. Semakin sering berinteraksi dengan orang-orang yang konsisten, pasti akan tertular rasa semangatnya.

sumber: unplash
5.       Usaha tidak akan berhasil tanpa doa
Sekeras apa pun berupaya untuk menjadi konsisten, namun jika tidak berdoa. Maupun menyandarkan diri kepada Yang Maha Mengabulkan doa, rasa konsisten akan sulit tercapai. Sukses modalnya konsistensi yang menguatkan ialah doa. Dengan doa hati dan jiwa akan tenteram dan mudah menulis secara konsisten.
Tidak akan sulit menulis secara konsisten, semua dimulai dari tahap mencoba untuk bisa dan terus berlatih sampai terbiasa dan menjadi kebiasaan. Ketika konsistensi dinikmati prosesnya tidak akan terasa berat. Terlebih dengan sering-sering mengasah kemampuan dengan mengikuti kompetisi.
Penulis: Baiq Cynthia



Asyiknya Masak Roti Chanai/Maryam di Rumah : Ala Baiq Cynthia 100% Berhasil  


Berawal dari Bumil yang pengen ngemil dan ngiler makanan yang asin-asin. Awalnya ingin membeli snack yang berbentuk keripik. Tetapi ketika tahu kandungan makanan tersebut dan terdapat larangan bagi ibu hamil maka segera urung dan bingung mencari makanan enak, murah dan mudah didapatkan namun tetap nyaman bagi kesehatan ibu hamil.

Teman saya yang bernama Rhere memposting masakan ikan tuna yang dibuat gulai dengan latar belakang lagu India. Sudah gagal fokus saya. Tak segan membalas story Wa-nya dan kami sibuk membahas makanan. Mulai dari gandum sampai makanan khas India-Arab roti Chanai, parata, dan maryam. Makanan yang tinggi karbohidrat dengan rendah lemak. Cocok disantap dengan yang manis maupun disandingkan dengan makanan asin seperti gulai.


Bukan Bumil namanya jika ngidam tidak dituruti, tetaplah saya merengek ingin snack jagung yang buatan pabrik. Akhirnya Pak Suami mengantar dengan emosi yang naik turun. Tidak ingin bikin masalah, di supermarket saya tidak menuju tempat snack melainkan tempat bahan-bahan dapur. Mengambil tepung dan mentega. Mungkin sepertinya saya mulai membuat suami bingung. Alhasil membayar sendiri di kasir dengan uang yang setara dengan snack.


Hati ibu hamil dongkol saat itu, bagaimana rasanya dibikin kesal dan kecamuk jadi satu. Saya minta berhenti di sebuah warung depan rumah. Langit sudah menghitam, sebentar lagi akan hujan. Saya harus bolak-balik ke warung karena uangnya kurang 500 rupiah untuk beli telur seperempat. Di warung ada salah satu warga yang tanya-tanya soal barang yang saya beli. Ia menduga saya disuruh oleh mertua membelinya. Mertua akan membuat kue, tidak terima ketika mereka menganggap saya tidak bisa memasak. Saya bilang dengan sedikit sengit, bahwa akan membuat roti maryam.

“Oh, roti maryam yang seperti donat itu ya? Ukurannya segini kan??” jemarinya membentuk bulatan kecil. Lantas ia pun menganggap roti maryam seperti kue apem. Semua jawaban tidak ada yang tepat.


Saya izin pamit karena hujan mulai jatuh. Betapa bahagianya saat itu, momen yang pas dan tidak sabar segera berkreasi. Baiklah pertama engkau harus siapkapan wadah plastik atau aluminium berukuran sedang. Pisau kue, rol kue atau botol kaca, telenan, kresek bersih dan piring plastik juga teflon. 



Bahannya:
~ Air hangat satu gelas. 
~ Mentega yang sudah dicairkan 150 gram
~ susu kental manis (bebas ada atau tidak ada)
~ telur 2 butir (ambil kuning telur saja)
~ garam dan gula 1 sdt
~ tepung 250 gram atau 4 cangkir kecil.
~ Mentega yang dicairkan 200 gram

Pastikan bahan sudah ada kalau belum ada, siapkan dulu. Lanjut ke caranya ya! Harus siap dengan menguleni adonan sekitar 30-45 menit. Kalau gak siap nguleni sendiri ajak teman atau ibumu! Kebetulan saya mengajak suami pada percobaan kedua.

Tonton Videonya di channel Baiq Cynthia

Cara membuat:
1. Masukkan tepung ke dalam wadah, beserta garam dan gula. Aduk sampai rata.
2. Masukkan dua butir kuning telur uleni sebentar lalu masukkan mentega cair yang 150 gram. Uleni sampai tercampur.
3. Masukkan air panas, campur adonan sampai berwarna Orange. Kalau ingin lebih gurih ganti air panas dengan susu milk hangat pada adonan. Saya pakai yang air panas enak juga. Terserah Anda.
4. Aduk dan pukul-pukul adonan sampai tidak lengket lagi. Tips agar cepat menggumpal adonannya tambahkan sedikit tepung dan terus uleni.
5. Setelah adonan tidak lengket lagi di tangan, buat menjadi memanjang dan bagi menjadi 8 bagian untuk dibuat sebesar kepalan tangan. Bentuk menjadi bulat.



6. Olesi dengan mentega cair yang tersisa. Diamkan dalam wadah sisa buat adonan tadi dan tutup dengan kresek bersih. Tunggu sampai 40 menit.
7. Setelah adonan terlihat sudah mengembang, ambil satu adonan yang bulat. Pipihkan dengan rol cake atau botol kaca atau gelas sampai tipis.
8. Beri satu sendok mentega cair ratakan di atas adonan.
9. Ambil pisau kue untuk membuat irisan memanjang setebal 0.5 cm. Iris tipis menyerupai mie pangsit. Semakin kecil semakin bagus untuk membuat seratnya.
10. Gulung perlahan seperti membuat pelintiran, arahkan dari sudut yang berlawanan sampai bertemu di satu titik. Lalu gulung seperti obat nyamuk yang saling mengait. Terakhir bentuk seperti kepangan. Diamkan dulu sambil membentuk adonan lainnya.
11. Pipihkan dengan tangan sembari ditekan, beri dikit pelumas berupa putih telur atau mentega cair lagi.
12. Nyalakan kompor dengan api kecil taru teflon di atasnya. Adonan yang sudah ditekan tadi siap dipanggang dengan api kecil. Tunggu 3 menit sembari menekan adonan lainnya. Setelah itu bolak balik roti maryam yang di dalam teflon. Tunggu setengah masak lalu angkat.



13. Lakukan hal berulang sampai semua adonan selesai menjadi roti maryam setengah jadi.
14. Kalau sudah tidak sabar ingin menyantap, tinggal olesi margarin di teflon dan panggang roti maryam. Kalau ingin menyantap nanti, simpan di lemari es dengan dibungkus plastik bening terlebih dahulu.
15. Roti Maryam siap disajikan! Boleh dengan topping apa pun! Bisa susu kental, mesis, keju, selai maupun dicocol dengan makanan lainnya. 



Simpel kan? Hanya saja memang butuh proses yang panjang minimal 3 jam berdiri di dapur. Tetapi di saat proses membuat roti maryam secara maksimal tentu akan menghasilkan rasa yang gurih dan membuat nagih. Tidak ada yang sulit dari membuat roti maryam, dibutuhkan kesabaran dan keuletan. Berikut cuplikan hasil roti maryam saya yang kedua. Karena yang pertama terlalu keras hasilnya.

Penulis : Baiq Cynthia 

Kepadamu Wanita yang Suka Marah Kepada Pasangan. Ini Nasihat-nasihat Untukmu.

Sebuah hubungan, komitmen atau sekadar perasaan yang belum jelas ikatannya pasti pernah merasakan goncangan, gesekan permasalahan. Putus asa dengan masalah yang dihadapi, tanpa sadar memunculkan rasa jenuh dan ingin berubah haluan. Wahai perempuan yang diciptakan dengan selembut sutra, kendalikan amarahmu, walaupun seringkali merasa kecewa. Engkau boleh marah dan kecewa, tapi jangan sekali-kali mengatakan kata ‘pisah’.


sumber: Diolah melalui Canva.com

Kodrat wanita memang selalu ingin disayang dan dimanja, karena mereka makhluk perasa. Mungkin wanita tidak mendapatkan kasih dan cinta dari pasangannya. Tidak serta merta langsung marah dan membuat pasanganmu gerah. Wahai wanita yang suka marah kepada pasangan, emosi memang sulit dikendalikan. Terlebih wanita punya kelebihan hormon yang tiap bulan memaksanya untuk bersikap sensitif dan hatinya mudah membara jika disulut oleh api cemburu. 

Wahai wanita, kaum lelaki tidak akan mengerti mengapa wanita suka marah tanpa maupun dengan sebab. Mereka berpikir dengan rasional, menghadapi masalah dengan logika. Sementara wanita selalu berhubungan dengan perasaan, hal paling kecil bisa membesar terlebih jika hanya didiamkan. Kendalikan amarahmu, karena jika dibiarkan akan menjadi petaka untukmu maupun buah hatimu.

Wahai wanita, sesulit apa pun masalah yang dihadapi pun keadaan yang mendesak untuk menjadi marah. Engkau harus lawan rasa marah dengan sikap ketenangan dan sabar. Marah itu lambang dari api, maka hanguskan api dengan air. Jangan sampai ketika marah engkau membakar seluruh yang ada di dekatmu. 

Marah terkadang menjeratmu dalam ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan, bakhan berujung pada rasa dendam. Untuk apa engkau menghabiskan tenaga yang alangkah baiknya digunakan untuk menjadi pribadi elegan dan kuat. Biarkan saja mereka membuatmu luka, kecewa dan amarah. Tak bisakah engkau melembutkan hati? Balas dendam tidak baik, ketika menang menjadi arang dan ketika kalah menjadi abu. 

Sumber: Diedi melalui Canva


Membiarkan amarah hanya membuatmu menjadi sosok egois, keras kepala dan tidak mau mengalah. Padahal marah bisa membuat kecantikan berkurang secara perlahan. Siapa yang sudi melihat pasangannya tidak merawat diri karena marah dan kecewa terlebih wajahnya lebih cepat menua.
Kecewa, patah hati, luka, disakiti maupun dizalimi tidak menjadi alasan untuk bersikap marah-marah. Karena wanita itu lemah lembut dan penuh kasih sayang. Jika engkau marah menyingkirlah sejenak, rapatkan matamu. Tidur sejenak, saat engkau bangun tersenyumlah. Karena marahmu sudah pergi.

Pasanganmu butuh kelembutan dan belai kasih sayangmu bukan amarahmu. 

Penulis: Baiq Cynthia








Menghadapi Hate Comment Era Zaman Now

Kalau bicara soal hidup yang berwarna-warni. Terkadang kita dihadapkan dengan beratus-milyar jenis manusia. Ada manusia yang baik hatinya dan sebaliknya. Berhadapan dengan manusia yang terkadang suka sekali mengurusi kehidupan orang, terlebih memberikan komentar buruk dan label yang tidak baik juga. Sudah 2019, apakah kita akan membiarkan diri ini menerima perkataan mereka sebagai pola pikir yang kita yakini sendiri? 

Cara hadapi haters
Sumber: Pexels.com



Kita menjalani kehidupan panggung sandiwara di mana peran yang dijalani tidak hanya satu. Terlalu banyak, terkadang menjadi individu, berubah menjadi murid, atau anak, suami, ayah dan sebagainya. Wajar jika suatu hari manusia melakukan kesalahan, karena manusia bukan malaikat. Ia sering terjatuh pada lubang salah dan dusta. Lantas ada orang di luar lingkaran kehidupan kita melontarkan komentar yang tidak sedap. Apakah kita akan membiarkannya?

Baiq Cynthia Cara hadapi hate comment
Sumber: Pexels.com

Manusia memiliki hak asasi terlebih sekarang sudah ada pasal mengenail cyber-bullying, maka ketika komentar buruk menjurus pada penghinaan. Segera laporkan kepada pihak yang berwajib, karena ini masuk dalam ranah melanggar hukum.
Secara psikologis, hate comment memang memiliki pengaruh kepada kepribadian seseorang. Apabila mental seseorang yang dibully itu tidak kuat, bisa berujung menghilangkan nyawa. Bagaimana caranya menghadapi hate comment sementara sekarang akses media sangat mudah. Orang-orang tidak bertanggung jawab juga serampangan melakukan tindakan yang merugikan itu. 

  1.  Tidak perlu membaca komentar negatif yang ditujukan kepada kita. Baca saja komentar yang positif. Membaca komentar negatif, hanya menstimulus pikiran menjadi terlabeli buruk. 
  2. Kalau memang terpaksa membaca komentarnya, segera singkirkan dan hapus dari ingatan. Sistem pikiran menyimpan memori dengan tekhnik pengulangan, maka sekali mendapatkan informasi buruk segera lepaskan dari ingatan. 
  3. Perbanyak membaca hal yang bermanfaat daripada membaca komentar-komentar orang.


Komentar buruk memang terkadang membuat kita kecil hati, tidak semangat melakukan aktivitas bahkan down. Tetapi, ada pula komentar buruk yang bisa membangun diri kita menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya. Sebelum merasa minder karena komentar buruk, saya sarankan untuk menutup media sosial dalam jangka tertentu dan mulai beraktivitas seperti biasanya. 

Penulis: Baiq Cynthia


Bercengkrama dengan kekasih halal
Keluarga sebagai aset terpenting dalam kehidupan berumah tangga. Memanfaatkan waktu bersama sebelum hadir waktu kesibukan. Liburan tahun lalu sudah usai, tidak ada waktu banyak untuk bersama, maka tetap hadirkan kekasih halal dalam hati setiap saat.
Bercengkrama tidak harus keluar rumah atau belibur ke tempat-tempat yang mahal. Cukup mengadu kasih dengan makanan yang ringan dan tempat yang nyaman. Misalnya bercengrama di beranda rumah, menggelar karpet dengan suguhan seadanya. Kalau saling memiliki kesibukan maka saling menjaga dan mendukung saat mengerjakan tugas. 

Kehidupan seperti jalan yang bergelombang, terkadang di atas kadang juga di bawah. Tidak ada yang tahu kondisi seseorang sampai ia menyadari arti kebersamaan. Selalu bangun hubungan intim yang membahagiakan. Pasangan kita ialah yang paling mengerti keadaan kita sendiri. Jangan sampai terlalu larut dalam permasalahan ketika muncul konflik.

Baiq Cynthia


Hidup memang lucu dan keras, terkadang harus menertawakan keadaan, agar kita tahu keadaan yang sebenarnya kita hadapi tidak terlalu berat. Sesuai dengan kemampuan tiap individu. Bercengrama dengan kekasih halal diperlukan komitmen yang kuat agar senantiasa menjalani hubungan yang sehat dan menyenangkan. Hidup indah diawali dengan hal-hal sederhana yang dilakukan bersama demi menjaga cinta tumbuh. 

Prinsip bercengrama dengan kekasih halal dibangun dengan kejujuran, rasa percaya dan juga selalu mengutamakan kebahagiaan pasangan. Menghargai di setiap tindakannya, tidak banyak menuntut kepada pasangan pun selalu bersikap terbuka. Untuk mencapai tujuan keluarga yang harmonis diperlukan kesabaran dan lengan yang selalu ada untuk pasangan, tidak menyudutkan maupun menyalahkan pasangan. 

Walaupun dalam keadaan LDR (Long Distance of Relation) komunikasi harus tetap tersambung, walaupun hanya berupa pesan rindu maupun panggilan video call. Menualah bersama pasangan halalmu, nikmati kebersamaan, jauhkan dari rasa cemburu berlebihan dan selalu hibur pasanganmu dengan candaan yang membuatnya tersanjung. Cinta itu hadir cepat, namun untuk memupuk cinta butuh perjuangan bersama sampai hayat kembali kepada pemilik sesungguhnya.

“Jangan sia-siakan keberadaan pasanganmu, barangkali esok dia kembali dan engkau hanya gigit jari karena tak bisa memiliki lagi.”

Penulis : Baiq Cynthia