Showing posts with label artikel motivasi. Show all posts
Showing posts with label artikel motivasi. Show all posts

Wednesday, January 9, 2019

Kepadamu Wanita yang Suka Marah Kepada Pasangan. Ini Nasihat-nasihat Untukmu.

0

Kepadamu Wanita yang Suka Marah Kepada Pasangan. Ini Nasihat-nasihat Untukmu.

Sebuah hubungan, komitmen atau sekadar perasaan yang belum jelas ikatannya pasti pernah merasakan goncangan, gesekan permasalahan. Putus asa dengan masalah yang dihadapi, tanpa sadar memunculkan rasa jenuh dan ingin berubah haluan. Wahai perempuan yang diciptakan dengan selembut sutra, kendalikan amarahmu, walaupun seringkali merasa kecewa. Engkau boleh marah dan kecewa, tapi jangan sekali-kali mengatakan kata ‘pisah’.


sumber: Diolah melalui Canva.com

Kodrat wanita memang selalu ingin disayang dan dimanja, karena mereka makhluk perasa. Mungkin wanita tidak mendapatkan kasih dan cinta dari pasangannya. Tidak serta merta langsung marah dan membuat pasanganmu gerah. Wahai wanita yang suka marah kepada pasangan, emosi memang sulit dikendalikan. Terlebih wanita punya kelebihan hormon yang tiap bulan memaksanya untuk bersikap sensitif dan hatinya mudah membara jika disulut oleh api cemburu. 

Wahai wanita, kaum lelaki tidak akan mengerti mengapa wanita suka marah tanpa maupun dengan sebab. Mereka berpikir dengan rasional, menghadapi masalah dengan logika. Sementara wanita selalu berhubungan dengan perasaan, hal paling kecil bisa membesar terlebih jika hanya didiamkan. Kendalikan amarahmu, karena jika dibiarkan akan menjadi petaka untukmu maupun buah hatimu.

Wahai wanita, sesulit apa pun masalah yang dihadapi pun keadaan yang mendesak untuk menjadi marah. Engkau harus lawan rasa marah dengan sikap ketenangan dan sabar. Marah itu lambang dari api, maka hanguskan api dengan air. Jangan sampai ketika marah engkau membakar seluruh yang ada di dekatmu. 

Marah terkadang menjeratmu dalam ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan, bakhan berujung pada rasa dendam. Untuk apa engkau menghabiskan tenaga yang alangkah baiknya digunakan untuk menjadi pribadi elegan dan kuat. Biarkan saja mereka membuatmu luka, kecewa dan amarah. Tak bisakah engkau melembutkan hati? Balas dendam tidak baik, ketika menang menjadi arang dan ketika kalah menjadi abu. 

Sumber: Diedi melalui Canva


Membiarkan amarah hanya membuatmu menjadi sosok egois, keras kepala dan tidak mau mengalah. Padahal marah bisa membuat kecantikan berkurang secara perlahan. Siapa yang sudi melihat pasangannya tidak merawat diri karena marah dan kecewa terlebih wajahnya lebih cepat menua.
Kecewa, patah hati, luka, disakiti maupun dizalimi tidak menjadi alasan untuk bersikap marah-marah. Karena wanita itu lemah lembut dan penuh kasih sayang. Jika engkau marah menyingkirlah sejenak, rapatkan matamu. Tidur sejenak, saat engkau bangun tersenyumlah. Karena marahmu sudah pergi.

Pasanganmu butuh kelembutan dan belai kasih sayangmu bukan amarahmu. 

Penulis: Baiq Cynthia








Monday, January 7, 2019

Belum Terlambat Untuk Memperbaiki Masa Lalu: Kunci Hidup Bahagia

0

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Memperbaiki

Mungkin kehidupanmu sekarang di ujung kehancuran. Hatimu sudah lama terluka dan tidak dapat menerima nasihat maupun masukan. Terkadang banyak hal-hal kecil yang justru memicu sebuah perpecahan. Semua bermula dari rasa ego yang mengalahkan logika dan suara kecil hati. Pernakah menyadari arti sebuah kebersamaan dalam kekurangan? Sederhana hanya dengan air putih. Tetapi berbekas membuat hati riang dan kehangatan. Hanya dengan sepiring gorengan makan bersama terasa nikmat. Apalah arti banyak materi namun terlalu sering melayangkan makian-makian yang meremukkan jiwa.


Bisakah merendahkan hati ketika berjumpa dengan orang yang lebih tinggi darimu? Karena tidak ada bedanya antara engkau dan dia jika hanya mengadalkan rasa egois yang tinggi. Bisakah bertutur kata lebih lembut dan memelankan intonasi saat berbicara dengan siapa pun. Sungguh tidak ada yang lebih indah jika jiwamu dihiasi oleh kesantunan dan hati yang melebur pada setiap doa-doa. 



www.baiqcynthia.com

Friday, January 4, 2019

Bercengkrama dengan Kekasih Halal

0


Bercengkrama dengan kekasih halal
Keluarga sebagai aset terpenting dalam kehidupan berumah tangga. Memanfaatkan waktu bersama sebelum hadir waktu kesibukan. Liburan tahun lalu sudah usai, tidak ada waktu banyak untuk bersama, maka tetap hadirkan kekasih halal dalam hati setiap saat.
Bercengkrama tidak harus keluar rumah atau belibur ke tempat-tempat yang mahal. Cukup mengadu kasih dengan makanan yang ringan dan tempat yang nyaman. Misalnya bercengrama di beranda rumah, menggelar karpet dengan suguhan seadanya. Kalau saling memiliki kesibukan maka saling menjaga dan mendukung saat mengerjakan tugas. 

Kehidupan seperti jalan yang bergelombang, terkadang di atas kadang juga di bawah. Tidak ada yang tahu kondisi seseorang sampai ia menyadari arti kebersamaan. Selalu bangun hubungan intim yang membahagiakan. Pasangan kita ialah yang paling mengerti keadaan kita sendiri. Jangan sampai terlalu larut dalam permasalahan ketika muncul konflik.

Baiq Cynthia


Hidup memang lucu dan keras, terkadang harus menertawakan keadaan, agar kita tahu keadaan yang sebenarnya kita hadapi tidak terlalu berat. Sesuai dengan kemampuan tiap individu. Bercengrama dengan kekasih halal diperlukan komitmen yang kuat agar senantiasa menjalani hubungan yang sehat dan menyenangkan. Hidup indah diawali dengan hal-hal sederhana yang dilakukan bersama demi menjaga cinta tumbuh. 

Prinsip bercengrama dengan kekasih halal dibangun dengan kejujuran, rasa percaya dan juga selalu mengutamakan kebahagiaan pasangan. Menghargai di setiap tindakannya, tidak banyak menuntut kepada pasangan pun selalu bersikap terbuka. Untuk mencapai tujuan keluarga yang harmonis diperlukan kesabaran dan lengan yang selalu ada untuk pasangan, tidak menyudutkan maupun menyalahkan pasangan. 

Walaupun dalam keadaan LDR (Long Distance of Relation) komunikasi harus tetap tersambung, walaupun hanya berupa pesan rindu maupun panggilan video call. Menualah bersama pasangan halalmu, nikmati kebersamaan, jauhkan dari rasa cemburu berlebihan dan selalu hibur pasanganmu dengan candaan yang membuatnya tersanjung. Cinta itu hadir cepat, namun untuk memupuk cinta butuh perjuangan bersama sampai hayat kembali kepada pemilik sesungguhnya.

“Jangan sia-siakan keberadaan pasanganmu, barangkali esok dia kembali dan engkau hanya gigit jari karena tak bisa memiliki lagi.”

Penulis : Baiq Cynthia