Pecinta Buku, Kuliner dan Jalan-jalan Perjalanan dan pengalaman akan menjadi momen berharga saat disimpan melalui tulisan dan lensa.
Showing posts with label 30 Hari Kebaikan BPN. Show all posts
Showing posts with label 30 Hari Kebaikan BPN. Show all posts

Monday, May 13, 2019

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami: Baiq Cynthia

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami
Baiq Cynthia

Permasalahan jerawat sering membuat perempuan tidak percaya diri untuk tampil di muka publik, padahal jerawat akan sering datang kala si wanita akan mengalami datang bulan. Sehingga hormon memproduksi lebih banya minyak di wajah. Jerawat juga disebabkan oleh kotoran yang menumpuk pada pori-pori sehingga terkontaminasi dengan bakteri jadi jerawat. Bisa juga muncul karena faktor makanan yang bisa memicu datangnya jerawat, seperti kacang goreng, makanan pedas, dsg. Penyebab jerawat kadang juga disebabkan oleh keadaan psikis seseorang, misalnya stress dan sering begadang. Akhir-akhir ini banyak perempuan yang mengalami jerawat karena tidak cocok dengan produk kosmetik.  

Namun, kalau jerawat sudah menghinggapi lebih awal. Langkah-langkah yang harus dilakukan agar jerawat tidak menyebar ke seluruh wajah. Dikutip dari buku 500 Rahasia Cantik Alami Bebas Jerawat yang ditulis oleh Sienta Sasika Novel menerangkan bahwa konsumsi buah-buah secara rutin bisa menekan angka munculnya jerawat. Seperti stroberi, yang mengadung banyak vitamin C dan asam ellagic yang ampuh untuk mencegah keriput dan memperbaiki sel maupun jaringan kulit yang rusak yang disebabkan sinar UV. Stoberi juga memiliki peran yang penting untuk imunitas tubuh, meredakan stress—yang merupakan faktor utama munculnya jerawat. Buah mungil ini juga memiliki kandungan asam salisat yang cocok untuk dijadikan masker, karena menutrisi kulit juga mengatasi masalah jerawat dan kulit yang berminyak. 


Oh, iya. Ada resep tradisional yang sering digunakan dan ampuh untuk mengurangi jerawat, yaitu garam dan belimbing wuluh. Cara membuatnya; belimbing wuluh dibersihkan dan dipotong kecil-kecil lalu dicampur garam sekitar satu sendok teh. Belimbingnya sedikit dihaluskan berbentuk bubur, lalu jadikan masker di wajah. Kandungan garam yang sebagai antibakteri juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Garam juga mengandung mineral bikarbonat, sulfat, nitrat, klorida, dan kalsium. Bisa membersihkan wajah yang berminyak dan berjerawat. Sementara jika garam dicampur dengan air hangat bisa membantuk proses penyembuhan pada kulit.

Beberapa tips agar jerawat tidak tumbuh lagi ialah;
1.       Hindari menggosok wajah terlalu keras menggunakan handuk. Biasakan untuk menggoso secara ringan, pastikan menggunakan handuk kecil yang lembut khusus untuk wajah saja. Karena bakteri bisa berpindah jika handuk badan yang digunakan. Jangan menggunakan handuk berulang-ulang maksimal tiga kali pemakaiannya. Pastikan handuknya dalam keadaan kering dan bersih, tidak lembab.
2.       Tidak menyentuh wajah terlalu sering, terlebih memencet jerawat. Karena bisa menimbulkan peradangan dan membuat jumlah jerwat tambah banyak. Gunakan kertas minyak untuk menyerap minyak yang biasanya ditempelkan di hidung, jidad dan dagu.
3.       Batasi penggunaan layar handphone yang kotor, kalau harus menggunakan telepon pastikan tidak terlalu menempel ke wajah. Karena ponsel sarang bakteri dan perpindahannya sangat cepat.
4.       Mencuci wajah secukupnya, tidak terlalu sering. Karena bisa mengangkat minyak ensensial kulit dan akan menambah jumlah minyak di wajah, sehingga makin banyak jumlah jerawat.
5.        Gunakan cleanser yang cocok untuk kulit wajah.
Jerawat tidak akan benar-benar hilang kalau tidak merawat dan menjaga kebersihan wajah. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tips-tips di atas. Selain itu jaga kondisi tubuh untuk selalu fit dan konsumsi air yang cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh dan menghindarkan dari kadar minyak berlebih.

Baiq Cynthia




Tuesday, May 7, 2019

[Rekomendasi] Ulasan Tempat Buka Puasa Favorit di Ambulu-Jember


[Rekomendasi] Ulasan Tempat Buka Puasa Favorit di Ambulu-Jember

Ramadan selalu identik dengan puasa, takjil, buka dan ngabuburit. Mencari tempat makanan yang enak, bersih dan aman di dompet harus selektif. Sebagai pecinta kuliner saya memiliki trik untuk mendapatkan menu makanan yang pas di lidah dan tidak mengecewakan kantong.
Berikut beberapa ulasan tempat berbuka puasa yang menjadi destinasi yang cocok untuk mendapatkan nuansa baru di daerah Ambulu dan Jember.




1. Dira Cafe and Pool

Tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung yang ingin liburan sekaligus mencicipi makanan, bahkan dijadikan tempat dinner dan pertemuan. Saya berkesempatan ke Dira Cafe and Pool yang jam buka sampai malam. Konsepnya yaitu menyuguhkan resto dan kafe di sekitar kolam renang. Bahkan beberapa meja dan kursi juga diletakkan di tengah kolam yang dangkal.

Tempatnya bersih, indah dengan beberapa tempat yang memiliki konsep berbeda. Sehingga pengunjung bebas akan duduk di bagian mana saja. Tidak hanya soal view garden dan kolam. Makanan yang disediakan juga beragam dari kudapan ringan, fast food, minuman ala-ala kafe seperti milk shake, ragam kopi dan soft drink.


Pelayanan yang ramah juga cepat membuat saya betah menunggu pesanan, terlebih disuguhi pemandangan lampu-lampu juga ramainya pengujung. Nah, apalagi tempat untuk buka puasa. Rekomended!

2. Bosse Cafe
Pemandangan dengan view kolam sudah, gimana kalau makan ditemani dengan langit juga angin sepoi? Bosse cafe jawabannya. Konsep cafe yang masih satu manajemen dengan pertokoan. Sehingga tempatnya ada di lantai tiga.

Makanan yang disediakan unik sekaligus membuat penasaran untuk mencicipi. Seperti mie goreng terbang, ketika dilihat mie bisa melayang di udara dengan garpu. Tidak hanya kudapan, minuman ada juga menu salad buah. Soal rasa mantap betul dan harga bersahabat.

Tersedia wi-fi gratis dan bebas mengakses di area cafe.

3. Soto Ayam Mangli
Kalau sudah sampai ke Jember terutama perempatan mangli ada soto legendaris yang memiliki rasa spektakuler. Tempatnya agak ke timur dengan lokasi tepat tepi jalan. Jalan yang padat, sedikit bising namun tidak mengurangi rasa nikmat. Karena tidak ada tempat parkir. Saat itu mobil kami berhenti pada sebuah ruko tertutup dengan sudut kemiringan 45 derajat. Demi makanan yang legendaris juga nikmat tidak papa sedikit berjuang.


Warungnya sempit dengan ukuran 3x1,5 meter. Tetapi orang perdelapan muat makan di sana. Pelayanan cepat, hanya saja penjualnya sedikit mengalami gangguan telinga. Berapa kali pesanan kami salah, jadi harus lebih setengah teriak.

Rasa soto ayamnya nendang, cocok untuk ngabuburit dan saya sarankan makan di rumah saja. Karena bulan Ramadan jalan yang strategis akan sedikit macet.

4. Pujasera Jember
Kalau masih merasa kekurangan jenis makanan, tempat ini cocok untuk yang doyan makan. Menu yang disediakan beragam. Tinggal pilih sesuai yang diinginkan, mulai dari segala jenis lalapan, nasi goreng, makanan berlian sampai makanan yang berlemak pun ada. Ragam kudapan dan minuman juga tersedia.


Pasalnya gerainya tidak hanya satu, dan rasanya ditentukan oleh ramai tidaknya stand yang berjualan. Jika ramai, bisa dipastikan jenis makanannya cocok di lidah banyak orang. Untuk harga sangat murah! Uang dua puluh ribu bisa buat beli nasi goreng maupun lalapan lengkap dengan minuman.

Lokasi pujasera beragam di beberapa titik, karena tingginya permintaan pasar. Terlebih mahasiswa yang tiap tahun bertambah.

5. Kampoeng Cafe dan Omah Shabby Chic
Tempat ini cukup fenomenal di Ambulu ke arah Pontang. Resto, cafe dengan tempat yang luas memadukan konsep garden dengan gedung yang Instagram-able untuk foto hits. Cocok untuk buka bersama teman sekantor atau sekeluarga sekaligus.

Tempat parkir luas, makanan yang disuguhkan dari 13 ribu sampai 80 ribu loh. Minuman dari yang 3 ribuan sampai puluhan ribu. Kembali lagi sama budget. List makanan juga cukup banyak, rata-rata berbau ayam, gurame dan konsep masakan Jawa. Seperti geprek, ayam rica-rica maupun ‘ayam ndeso’ semacam lalapan. Kudapannya juga beragam, minuman dari jus sampai minuman ala kafe.

Namun, saat saya dan suami pergi ke sana. Jauh dari ekspektasi. Beberapa menu kosong dan higienis belum terjaga dengan baik. Sedikit kecewa dengan servisnya yang kurang menjaga kebersihan, terutama meja makan di bagian luar yang sering berdebu. Juga di bagian dalam ada beberapa sarang laba-laba pada bagian gantungan berbentuk sangkar.

Biasanya suami tidak pernah komplain dengan citra masakan maupun budget yang mahal. Tetapi saat tempat makan yang dibuat ala-ala desa dengan menggunakan piring anyaman. Kami kaget dengan tempatnya sedikit kotor, ada jamur bersarang.

Pantas saja pengunjung sedikit surut daripada dua tahun lalu saat launching. Karena harganya mahal dan pelayanan masih kurang dalam hal kebersihan.

Sebenarnya ada banyak rekomendasi tempat berbuka favorit di Ambulu, seperti Pizza Roland, Bakso Solo, Soto Madura, Pecel Pincuk Jenggawa  dan Sate Gulai. Namun ketika malam menjelang saya lihat warungnya nutup, entah karena libur atau jam bukanya bergeser. Tetapi untuk Roland Pizza memang nutup selama bulan Ramadan.

Itulah ulasan tempat makanan favorit sekaligus rekomendasi untuk berbuka puasa. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga ibadah berjalan lancar. 

Ayo! Ikuti lomba menulis selama 30 hari bersama Blogger Perempuan Network.