Baiq Cynthia

Penulis muda dengan impian menulis menebar inspirasi,hobi menulis dan fotografi.

Review Film : Cinderella and The Secrect Prince 2018

By February 01, 2019

Review Film : Cinderella and The Secrect Prince 2018

Sebuah film animasi yang merupakan remake dari versi Cinderella lama. Tetap menggunakan tokoh utama Cinderella dan tikus-tikus sebagai temannya. Juga ibu tiri dan saudara tiri. Pergi ke pesta dansa untuk bertemu dengan pangeran yang mempersunting istri. Namun konsep dalam cerita ini membawa hal baru. Cinderella memiliki sifat yang keras kepala dan tidak takut menghadapi hal-hal baru.

Karakter Ella lebih agresif dan realistik, walaupun sedikit lugu dan polos. Sementara tiga tikus sahabatnya, satu dari mereka memiliki ciri yang berbeda. Ia bisa makan dengan garpu dan pisau. Mirip tingkah laku manusia, bahkan berdansa.

Film ini seperti memberikan sindiran sosial seperti perilaku tikus gendut yang ingin mengambil potongan keju milik temannya. Berbeda dengan Alex tikus yang menunjukkan cara elegan dalam bersikap. Bahkan ia memberi nasihat kepada teman-temannya untuk tidak mencuri makanan di meja makan. 

sumber : https://www.imdb.com/title/tt6241270/
Ella mendengarkan perbincangan ibu tiri dan saudara tirinya yang ingin menuju pesta dansa. Alex menyarankan untuk pergi ke pesta glamor nan indah. Ella pun tergesa untuk berangkat. Bahkan ia pun tidak sadar akan menggunakan gaun biasa. Si tikus kurus mengingatkan bahwa untuk pergi ke pesta mewah dan elegan harus menggunakan gaun yang cantik. Ia ingat dengan peri yang bisa mengubah baju jelek menjadi gaun yang cantik dengan sempurna. Namun ketika menemui peri yang dimaksud, peri tersebut masih kanak-kanak. Bahkan ia melabeli dirinya sebagai peri yang magang. Level sihirnya masih di bawah rata-rata dari yang diajarkan oleh ibu peri.

Desakan tiga tikus sahabat Ella membuat peri itu tergiur untuk menjadi peri yang hebat. Ia pun mau membantu Ella untuk pergi ke istana dengan gaun, kereta kencana dan semua indah. Namun anehnya tikus kecil bernama Alex tidak bisa disihir menjadi kuda. Padahal pada temannya bisa dan mudah.

Film animasi ini sangat realistik berbeda dengan versi aslinya. Ketika Cinderella berdansa dengan pangeran. Ia berkata jujur bahwa yang membawa dirinya ke istana ialah kekuatan sihir. Walaupun pangeran menanggapi dengan leluconnya yang gurih. Kemudian, walaupun ibu sihir jahat yang menyamar menjadi ibu Ratu memiliki kekuatan untuk menangkap Alex si tikus dan peri kecil. Ia berpikir jika menggunakan kekuatannya akan diketahui penyamarannya selama ini.

Ternyata tikus kecil yang bernama Alex memang benar wujud dari pangeran asli yang dikutuk. Setelah mencuri berita dari percakapan penyihir jahat dan burung elangnya. Ella berinisiatif untuk membantu Alex menjadi wujud semula. Peri kecil membuka buku mantra, untuk mengembalikan wujud Alex menjadi manusia harus menemukan sebuah cincin di HeartLand. Tetapi itu hanya legenda. Ella keras kepala untuk mewujudkan impian Alex yang masih menjadi tikus.

Karakter Alex tidak berambisi, ia sangat khawatir keadaan teman-temannya dalam bahaya. Terlebih untuk menuju tempat itu penuh dengan tantangan dan membahayakan jiwa. Burung elang memberi info kepada penyihir jahat. Mereka tidak bisa menghentikan misi Ella namun memiliki rencana menghambat perjalanan mereka dengan menabur benih pohon kantong semar raksasa untuk menangkap Alex.

Semasa di perjalanan Ella dan temannya termasuk Peri kecil bertemu dengan penjaga hutan yaitu seekor kura-kura yang tua. Kura-kura tua dan lamban membacakan daftar peraturan di dalam hutan, salah satunya dilarang memetik tumbuhan, bunga, pohon dan sejenisnya. Juga tidak boleh membuang sampah sembarangan.

Selain penuh humor dan pesan moral dalam film animasi berdurasi 1 jam 30 menit. Sangat menghibur terutama orang dewasa yang suka dengan cerita animasi. Alur yang dibawakan begitu cepat sehingga tidak membosankan para penonton.

Banyak twist dalam cerita Cinderella versi terbaru, meskipun endingnya sudah diketahui. Tetapi tetap membawa penonton penasaran. Ternyata cerita ini dibawakan oleh narator yaitu tikus. Entahlah rahasia pangeran sebenarnya dari seekor tikus sebagai mitos atau fakta. 
Rating untuk film ini. 6.5 up 9.

31 Januari 2019


You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung, silakan sempatkan memberikan komentar. Saya akan memberikan umpan balik dan berkujung kembali pada blog Anda.