Asyiknya Masak Roti Chanai/Maryam di Rumah : Ala Baiq Cynthia 100% Berhasil

Asyiknya Masak Roti Chanai/Maryam di Rumah : Ala Baiq Cynthia 100% Berhasil  


Berawal dari Bumil yang pengen ngemil dan ngiler makanan yang asin-asin. Awalnya ingin membeli snack yang berbentuk keripik. Tetapi ketika tahu kandungan makanan tersebut dan terdapat larangan bagi ibu hamil maka segera urung dan bingung mencari makanan enak, murah dan mudah didapatkan namun tetap nyaman bagi kesehatan ibu hamil.

Teman saya yang bernama Rhere memposting masakan ikan tuna yang dibuat gulai dengan latar belakang lagu India. Sudah gagal fokus saya. Tak segan membalas story Wa-nya dan kami sibuk membahas makanan. Mulai dari gandum sampai makanan khas India-Arab roti Chanai, parata, dan maryam. Makanan yang tinggi karbohidrat dengan rendah lemak. Cocok disantap dengan yang manis maupun disandingkan dengan makanan asin seperti gulai.


Bukan Bumil namanya jika ngidam tidak dituruti, tetaplah saya merengek ingin snack jagung yang buatan pabrik. Akhirnya Pak Suami mengantar dengan emosi yang naik turun. Tidak ingin bikin masalah, di supermarket saya tidak menuju tempat snack melainkan tempat bahan-bahan dapur. Mengambil tepung dan mentega. Mungkin sepertinya saya mulai membuat suami bingung. Alhasil membayar sendiri di kasir dengan uang yang setara dengan snack.


Hati ibu hamil dongkol saat itu, bagaimana rasanya dibikin kesal dan kecamuk jadi satu. Saya minta berhenti di sebuah warung depan rumah. Langit sudah menghitam, sebentar lagi akan hujan. Saya harus bolak-balik ke warung karena uangnya kurang 500 rupiah untuk beli telur seperempat. Di warung ada salah satu warga yang tanya-tanya soal barang yang saya beli. Ia menduga saya disuruh oleh mertua membelinya. Mertua akan membuat kue, tidak terima ketika mereka menganggap saya tidak bisa memasak. Saya bilang dengan sedikit sengit, bahwa akan membuat roti maryam.

“Oh, roti maryam yang seperti donat itu ya? Ukurannya segini kan??” jemarinya membentuk bulatan kecil. Lantas ia pun menganggap roti maryam seperti kue apem. Semua jawaban tidak ada yang tepat.


Saya izin pamit karena hujan mulai jatuh. Betapa bahagianya saat itu, momen yang pas dan tidak sabar segera berkreasi. Baiklah pertama engkau harus siapkapan wadah plastik atau aluminium berukuran sedang. Pisau kue, rol kue atau botol kaca, telenan, kresek bersih dan piring plastik juga teflon. 



Bahannya:
~ Air hangat satu gelas. 
~ Mentega yang sudah dicairkan 150 gram
~ susu kental manis (bebas ada atau tidak ada)
~ telur 2 butir (ambil kuning telur saja)
~ garam dan gula 1 sdt
~ tepung 250 gram atau 4 cangkir kecil.
~ Mentega yang dicairkan 200 gram

Pastikan bahan sudah ada kalau belum ada, siapkan dulu. Lanjut ke caranya ya! Harus siap dengan menguleni adonan sekitar 30-45 menit. Kalau gak siap nguleni sendiri ajak teman atau ibumu! Kebetulan saya mengajak suami pada percobaan kedua.

Tonton Videonya di channel Baiq Cynthia

Cara membuat:
1. Masukkan tepung ke dalam wadah, beserta garam dan gula. Aduk sampai rata.
2. Masukkan dua butir kuning telur uleni sebentar lalu masukkan mentega cair yang 150 gram. Uleni sampai tercampur.
3. Masukkan air panas, campur adonan sampai berwarna Orange. Kalau ingin lebih gurih ganti air panas dengan susu milk hangat pada adonan. Saya pakai yang air panas enak juga. Terserah Anda.
4. Aduk dan pukul-pukul adonan sampai tidak lengket lagi. Tips agar cepat menggumpal adonannya tambahkan sedikit tepung dan terus uleni.
5. Setelah adonan tidak lengket lagi di tangan, buat menjadi memanjang dan bagi menjadi 8 bagian untuk dibuat sebesar kepalan tangan. Bentuk menjadi bulat.



6. Olesi dengan mentega cair yang tersisa. Diamkan dalam wadah sisa buat adonan tadi dan tutup dengan kresek bersih. Tunggu sampai 40 menit.
7. Setelah adonan terlihat sudah mengembang, ambil satu adonan yang bulat. Pipihkan dengan rol cake atau botol kaca atau gelas sampai tipis.
8. Beri satu sendok mentega cair ratakan di atas adonan.
9. Ambil pisau kue untuk membuat irisan memanjang setebal 0.5 cm. Iris tipis menyerupai mie pangsit. Semakin kecil semakin bagus untuk membuat seratnya.
10. Gulung perlahan seperti membuat pelintiran, arahkan dari sudut yang berlawanan sampai bertemu di satu titik. Lalu gulung seperti obat nyamuk yang saling mengait. Terakhir bentuk seperti kepangan. Diamkan dulu sambil membentuk adonan lainnya.
11. Pipihkan dengan tangan sembari ditekan, beri dikit pelumas berupa putih telur atau mentega cair lagi.
12. Nyalakan kompor dengan api kecil taru teflon di atasnya. Adonan yang sudah ditekan tadi siap dipanggang dengan api kecil. Tunggu 3 menit sembari menekan adonan lainnya. Setelah itu bolak balik roti maryam yang di dalam teflon. Tunggu setengah masak lalu angkat.



13. Lakukan hal berulang sampai semua adonan selesai menjadi roti maryam setengah jadi.
14. Kalau sudah tidak sabar ingin menyantap, tinggal olesi margarin di teflon dan panggang roti maryam. Kalau ingin menyantap nanti, simpan di lemari es dengan dibungkus plastik bening terlebih dahulu.
15. Roti Maryam siap disajikan! Boleh dengan topping apa pun! Bisa susu kental, mesis, keju, selai maupun dicocol dengan makanan lainnya. 



Simpel kan? Hanya saja memang butuh proses yang panjang minimal 3 jam berdiri di dapur. Tetapi di saat proses membuat roti maryam secara maksimal tentu akan menghasilkan rasa yang gurih dan membuat nagih. Tidak ada yang sulit dari membuat roti maryam, dibutuhkan kesabaran dan keuletan. Berikut cuplikan hasil roti maryam saya yang kedua. Karena yang pertama terlalu keras hasilnya.

Penulis : Baiq Cynthia 

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts