Bertemu dengan Jodohmu


Tentang Siapa dan Di Mana





Terkadang saya terheran-heran dengan segalanya yang terjadi begitu alamia pada setiap detik yang berubah. Keadaan dan situasi menuntut diri untuk lebih siap. Manusia memang memiliki rencana, tetapi perancang rencana paling hebat, Allah Sang Maha Menciptakan rencana.









Kemarin saya sempat berada di titik kulminasi, kini berada di titik beku, entah apa yang terjadi esok. Semua terjadi begitu cepat, beberapa karena rencana sendiri akan tetapi lebih banyak rencana Allah. Ada banyak ketakutan yang terus menghantui, ada banyak ketakutan yang terus menghantui, ia membabi buta menyelipkan sesuatu yang lebih berharga dari sebuah cinta.





Ingin rasanya, menumpahkan sebuah kesedihan ... tapi itu tidak akan mengembalikan yang hilang pun tidak akan mengubah keadaan.





foto by Baiq Cynthia





Tentang siapa dan di mana, Rapunzell kini bebas melihat segala sudut kehidupan, tetapi ia seringkali terjebak antara kehidupan lama dan baru. Mengapa ada tempat, mengapa bertemu dengan orang-orang?





Ini pertanyaan yang sering mencambuk batin, mengapa bisa bertemu lalu berpisah? Mengapa kenal jika harus bermusuhan. Bagi saya kehidupan 2018 jauh lebih berbeda dan menakjubkan daripada tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada resolusi, semua berjalan cepat, teratur dan jelas berkat Karunia-Nya. Sebelum menginjak pada jenjang yang lebih tinggi, terlalu sering hati bertanya tentang siapa sosok yang bernama jodoh. Ia tinggal di mana?





Semuanya dicari hingga melupakan soal pencarian jati diri, mengorek setiap identitas manusia dan membuat kalkulasi untuk merancang sebuah pertemuan atau komunikasi. Tetapi, apa? Siapa dan dan di mana saya menemukannya? Ribuan kilo menyusuri jalan, mencari sosok yang disebut Jodoh. Menerka-nerka, apakah ia jodoh?





Siapa dan di mana bisa menemukannya, ternyata Allah lebih cepat mempertemukan dengan jodoh saya yang ternyata dekat. Kita tidak bisa menduga, apa yang terjadi sekarang bisa menjadi salah satu penyebab bertemunya jodoh di kemudian hari. Sungguh, ketika saya menarik sebuah benang panjang ke arah belakang, jodoh itu sesuatu yang tidak pernah kita duga, ia datang dang melesat menghampiri. Tetapi, saat jauh ia menepi dan membuang semua kesempatan untuk berjumpa.





Foto by Baiq Cynthia




Wahai, hati! Engkau tidak perlu mempertanyakan tentang siapa dan di mana akan bertemu maupun berpisah. Jodohmu ialah cermin hatimu. Tak perlu risau dan gusar, karena Allah sudah mengaturnya. Kita tinggal memperbaiki diri, membetulkan niat pun menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sejatinya, Jodoh, Rezeki, Pertemuan dan Perpisahan sudah diatur oleh-Nya.





Tinggal kita yang harus pandai membaca diri, mengatur roda kehidupan, banyak bersyukur dan bersabar akan ketentuan Yang diberikan. Kita bukan siapa-siapa di dunia ini, di mana pun kaki berpijak sejatinya tempatnya akan sama yakni bumi. Siapa pun yang kita perankan, tetap saja jasad ini akan kembali pada bentuk sama, ia akan menyatu pada bumi. Kehidupan berawal dari sana dan akan kembali ke sana.





Penulis : Baiq Cynthia





Ambulu, 17 Nov. 18






Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts