Monday, July 16, 2018

Tidak Ada (Halo-Halo Bandung)

Tidak ada yang bisa dipikirkan lagi, selama di Bandung. Semua pikiran tentang tugas atau deadline seakan sudah macet total. Mungkin karena efek terlalu lama jalan-jalan dan family time, gak ada zona bebas untuk menulis selain di perjalanan atau di tengah malam. Sedikit menyesal enggak bawa laptop. Banyak tugas-tugas yang akhirnya tercecer.


Rencana awal di Bandung hanya 3 atau 4 hari. Eh ternyata lebih dari seminggu ini, prediksi seminggu di perjalanan melenceng menjadi hampir dua minggu. Jalan-jalan di Bandung hanya buat berkunjung pada rumah saudara dan menikmati kuliner, juga mengetahui tempat-tempat bagus. Seperti Trans Studio Bandung. Bandung itu dingin di pagi, bikin menggigil tetapi pas udah siang panasnya mencekam.




Libur panjang sudah usai, hari ini semua orang kembali beraktivitas normal. Eh tidak semua orang, ada beberapa yang tidak bekerja di kantor mereka di antaranya freelance yang di rumah. Seperti saya, yang bekerja kalau ada garapan tulisan, herannya kalau di luar kota menulis tidak bisa lancar seperti di rumah.
Liburan atau masuk bagi saya sama saja, terlebih saat berpikir mengapa harus bekerja? Mengapa harus berlibur? Mengapa harus ada tuntutan?

Alhamdulillah semua yang sudah digariskan tidak akan pernah tertukar lagi, seperti saya yang Alhamdulillah bisa berpetualang terus menerus selama ini. Melihat dunia tanpa harus pusing karena menganggur. Terkadang juga iri dengan mereka yang berpenghasilan setiap bulan, tetapi saya bersyukur karena tidak semua yang berpenghasilan bisa berlibur seperti saya.


Hari ini saya banyak berpikir lagi, mengapa saya tidak bekerja. Ada orang-orang yang harus saya tulis dalam sebuah kisah yang utuh. Entah kapan saya bisa menulisnya. Semoga saja kelak saya bisa menuliskannya.


Bandung, 16 Juli 2018

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan sempatkan memberikan komentar. Saya akan memberikan umpan balik dan berkujung kembali pada blog Anda.