Monday, July 30, 2018

Esok Lebih Baiq

Detik menjadi menit menjadi jam menjadi hari menjadi tahun. Tahun ini menjadi kesempatan hidup yang luar biasa bagi saya, karena bisa dipertemuka dengan orang-orang baik dan tentu saja dengan pengalaman hidup yang baru dan lebih baik.



Bersyukur kepada Rabb yang memberikan kesempatan yang tiada batas pada hamba yang dho’if ini untuk senantiasa bisa menjejali mimpi meski dalam keterbatasan. Saya menyadari tidak begitu penting perayaan ulangtahun, maka saya menganggap tidak ada hari yang berulang maupun hari spesial lagi tahun ini dan selanjutnya.
Tidak bermaksud mengingatkan, lebih tepatnya saya sedang bermuhasabah dengan diri sendiri. Setahun terakhir, apa yang sudah saya lalukan? Terlalu banyak permainan yang saya habiskan dengan membuang-buang waktu. Membiarkan diri cepat menua tanpa sebuah hasil yang pasti. Hari ini saya sangat bersyukur, ada seseorang yang mencintai saya dengan memberanikan diri untuk berkomitmen. Meski belum tahu kapan kita ditakdirkan untuk bersanding, tapi saya paham sekali tidak ada yang perlu ditanyakan dalam hidup.
Kita hanya butuh merenungi, banyak berpikir juga memperbaiki diri lagi demi perbaikan masa depan. Kalau satu menit bisa mengubah energi yang lebih baik dan inovatif, maka seharusnya satu jam sudah seharusnya bisa mengubah enam puluh jenis hal baru. Apakah setiap hari kita sudah memiliki perubahan?


Saya punya catatan tentang sukses, besar harapan bisa bermanfaat.


1. Malam terakhir pada usia 21 tahun, saya berharap lebih produktif lagi, esok lebih bersemangat lagi. Karena pemenang sejati, tidak pernah takut gagal. Ia akan terus berupaya, berkomitmen dan sabar. Tidak ada gagal di dalam kehidupan, gagal yang kita lewati hanya sebuah proses salah mengambil langkah, gagal itu hanya sekali esok bangkit untuk memperbaiki. Karena hidup hakikatnya belajar untuk menjadi pribadi lebih baik dan bermanfaat. Teori itu mudah tapi setidaknya kita pernah memikirkan untuk mengambil langkah yang tepat dengan teori a.k.a strategi.

2. Ada ratusan cara bahkan ribuan cara menuju sukses tapi hanya satu cara yang kira lakukan >> Kontinu >> Istiqomah >> fokus >> mencari jalan atas masalah >> kerjakan >> terus begitu. Sampai menemukan keberhasilan.
Catatan penting untuk diri saya dan mungkin bisa dijadika pelajaran.
Berhenti hidup di masa lalu, karena kita hidup di masa kini, masa datang masih ambang. Jadi sebisa mungkin melakukan yang terbaik pada detik ini.

3. Tidak peduli nasibmu buruk atau baik ... karena setiap insan punya kesempatan yang sama, "Berhasil versi masing-masing". Tolak ukur berhasil atau gagal, sederhana >> jika kita melangkah dan jatuh pada tempat yang sama (gagal). Jika kualitas hidup satu langkah lebih baik dari dahulu (berhasil). Dan akan ada banyak 'jika', jika, jika. Kalau benar ingin sukses teori pengulangan dengan cara yang sama tidak bisa dipakai. Tetapi mencari metode baru demi pengulangan yang semakin baik.




4. Tepat 30 Juli ... usia saya genap 22 tahun. Saya tidak mengharapkan apa pun, entah pencapaian, target dan prestasi. Karena saya punya prioritas yang lebih berharga daripada target yang hakikatnya terlihat seperti robot yang dikendalikan oleh mesin waktu. Meskipun tidak punya target saya punya batas. Batas yang akan terus menjadi monitor diri untuk selalu sigap dengan keadaan yang benar-benar melenakan. Saya sadar sangat manusiawi jika menginginkan (ini) dan (itu). Tetapi bukan itu yang akan menjadi landasan saya dalam menjalani kehidupan.




5. Saya tidak mungkin bisa bergerak tanpa arahan dari penggerak kehidupan dan semesta. Penggerak hati manusia. Melanjutkan misi 2018 yang sudah beranjak menuju bulan 8. Saya tetap tidak menggunakan resolusi lagi. Menikmati hidup tanpa tekanan, melainkan tetap elastis pada rotasi. Dinamika berpikir sudah pasti ada. Seperti gerakan udara yang selalu berputar tetapi tetap dari konsentrasi tinggi menuju rendah.




6. Pada akhirnya logika dan perasaan harus seimbang. Saya pernah gagal di masa lalu karena memprioritaskan logika, saya juga pernah gagal di tahun-tahun silam karena memprioritaskan perasaan.


7. Sebelum benar-benar gagal pada masa depan, alangkah baiknya ... masa kini harus mempertimbangkan secara tepat dan akurat dengan bimbingan ajaran yang benar, pendahulu dan pemilik jiwa.


8. 🎋🌹(end) #Aiq New Day, New Mind. Catatan di detik-detik terakhir usia 21 tahun. 29/7/18 tidak perlu ucapan selamat.


9. Only Du'a. Hanya doa yang akan mengantarkan kita pada gerbang sukses dan selamat.

Semoga esok lebih baik.
Baiq Cynthia.
23.57

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan sempatkan memberikan komentar. Saya akan memberikan umpan balik dan berkujung kembali pada blog Anda.