Sarapan Dulu Biar gak Sarap.

Semalam nonton bola apa menulis? Mungkin yang mania sama bola pasti nonton dan tahu siapa yang menang, beda dengan penulis ambivert yang mood-an kalau disuruh nulis. Kalau dia udah kadung semangat menulis gak akan berhenti sampai tertidur di atas tumpukan tugasnya, bahkan lappy bisa menjadi bantal paling nyaman versi dia. Setelah terkuras energinya, bawaannya itu baper.





Eh, Laper. Kalau di Situbondo berburu sarapan harus pagi banget karena kalau udah di atas jam 7.00 sudah ludes dan gak akan kebagian.




Yuhu, Minggu ini dapat sarapan apa coba tebak, makanan yang khas dari Situbondo. Gak ada yang di lainnya. Yuhu! Tajin Palappa, itu hanya ada di kota Santri yang kangen sama masakan ini harus dan kudu datang ke Situbondo.




Apa sih uniknya dari makanan ini? Makanan lembut yang cocok disantap banyak kalangan tanpa terkecuali. Sebuah bubur yang bumbunya, khusus bumbu rujak diberi sayuran khas kangkung dan kecambah yang sudah direbus, ditambah potongan hongkong (ote-ote) dan sesuai selera mau pedas atau biasa.



Rasanya endes! Cocok deh dibuat sarapan, apalagi yang Jomlo nih yah yang suka mager untuk ngunyah. Gak perlu capek-capek, karena bahan dasarnya bukan nasi tapi bubur. Meskipun hanya bubur, kamu akan kenyang sampai siang hari.
Selamat berburu Tajin Palappa!

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts