Pompa Semangat, Berhasil atau Gagal Tak Penat.

Pompa Semangat #PejuangNASKAH atau #PejuangNIKAH

Semangat seperti jungkat-jungkit yang selalu naik turun mengikuti suasana pikiran, hati dan lingkungan. Terkadang manusia tidak bersemangat jika tidak ada motivasi--itu benar, tetapi kalau motivasi berupa dorongan dari orang lain--semangat dari orang yang dicintai, atau malah tidak semangat kalau tidak disemangatin. Itu menjadi kurang tepat.

Kenapa?



Coba tanyakan pada diri sendiri sebelum bertanya kembali, pentingkah semangat dari orang? Semangat karena ada imbalan atau semangat faktor dipaksakan? (Jawab sendiri dalam hati).

Segalanya butuh motivasi dan semangat, tekad dari dalam hati. Berarti dari mana? Dari sanubari tiap individu? Terus mengapa menjadi down saat 'penyemangat' sedang sibuk dalam dunia sendiri?

Mari kita renungkan bersama, ada sebuah kutipan yang yang tidak tahu siapa yang pertama kali memunculkan istilah ini.
Jika sebuah telur mendapatkan kekuatan dari dalam maka ia akan menetas, memulai kehidupan yang baru. Tetapi, sebaliknya jika kekuatan berasal dari luar, maka kehidupan sudah berakhir.

Benar sekali untuk bisa menjadi anak ayam tentunya harus memupuk banyak energi dari inti telur. Cangkang telur yang sudah mengenai hempasan tentu akan pecah, retak sedikit-- kehidupan dalam telur akan benar-benar memprihatinkan.

Itu mengapa semangat butuh untuk dimunculkan dari dalam diri, bukan menanti dari orang lagi.

Gimana ya, cara memupuk semangat?


Saya akan mencoba sharing di sini, semoga bisa bermanfaat. Yang baik diambil dan yang buruk, tolong berikan saran dan masukkan agar saya bisa semakin lebih baik.

1. Tentukan niat, ke mana tujuan hidup Anda. Pastikan niat itu tidak akan membuat menyesal di kemudian hari.

2. Memasang target, entah berupa target harian, mingguan atau bulanan. Bisa juga menuliskan agenda secara rutin untuk mengatur jadwal aktivitas.

3. Menuliskan hal-hal apa saja yang sudah dicapai, berikan reward kepada diri sendiri. Misalnya membeli buku jika berhasil naik kelas. Atau membeli es krim bersama teman-teman saat ujian sekolah lulus dan lain sebagainya.

4. Perdekat diri kepada Allah, karena segala urusan kita bergantung kepada-Nya.

5. Manfaatkan media sosial untuk mengenal ilmu baru, mencari artikel, gambar yang bermanfaat semacam motivasi. Gunakan waktu seefisien mungkin agar tidak boros.

6. Segala sesuatu akan lebih baik jika langsung dikerjakan, berhenti menunda-nunda. Kesempatan hanya datang sekali. Kita tidak akan tahu apa yang terjadi detik berikutnya.

7. Memiliki komunitas yang sama, untuk bisa sharing dan belajar.

8. Tidak malu untuk berkarya. Apa pun bentuk kreativitas dan seni terus lakukan. Karena keterampilan dibutuhkan untuk melatih kepekaan, kesabaran dan kinerja otak lebih baik dalam menyikapi sebuah tantangan.

9. Lakukan secara terus-menerus hobi yang bermanfaat tadi, akan lebih baik jika bermanfaat bagi orang banyak.

10. Tidak mudah putus asa. Gagal lebih baik daripada tidak pernah mencoba.

Itulah beberapa tips dari saya untuk terus membangun semangat. Semangat buat yang berjuang Sekolah, Kuliah, Skripsi, Naskah atau Nikah. *eh
Sebenarnya hanya orang-orang kuatlah yang bisa melepaskan sesuatu, orang-orang yang berhasil menaklukan diri sendiri. Meski terasa sakit, ingin menangis, marah-marah, tapi pada akhirnya bisa tulus melepaskan. Selamat! Itu pertanda sudah berhasil menaklukkan diri sendiri. (Baiq Cynthia)

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts