Review Buku Kumcer DARAH Oleh Husnul Faqihah

Menulis tidak terlepas dari pembaca, bagi para penulis tanpa pembaca apalah artinya tulisan yang ia tulis. Hal paling menyenangkan bagi penulis juga, saat tulisannya direview. Terima kasih, sudah review buku DARAH. Temukan rahasia-rahasia dari sepuluh cerita ini, jangan membaca kalau takut.



~*~



Foto diambil dari FB Husnul Faqihah



Review Buku Kumcer DARAH

Setelah Pak Pos datang membawa buku Darah ke rumah lusa sore kemarin, buku itu langsung aku baca malamnya. Bisa dibayangkan gimana sensasi ketemu psikopat malam-malam, mencekam. Gaya bahasa semua penulisnya aku suka, mengalir. Terbawa sama ceritanya.



So, rata-rata endingnya tak terduga. Gak bisa ditebak lah pokoknya. Aku saranin jangan nebak ending kalau baca buku ini, dijamin nyesel. Hehe.



Kejadian demi kejadian di buku ini seakan membuka mata kita lebih lebar. Cieilah, bahasanya. Tapi bener loh, buku Darah kayak menunjukkan ke kita kalau manusia juga ada sisi menyeramkan dalam dirinya. Pokoknya acu syukaa semuanya. Perfect.



Jadi buat kalian penghuni dunia biru yang belum baca buku Darah, cuss mampir ke Gramedia. Nanti kalau kehabisan jangan nyesel loh ya! Dijamin kalian bakal suka ketemu 10 psikopat yang siap buat main bunuh-bunuhan. Ayo, para psikopat sudah menunggu!



Damar Hening Sunyiaji Erby Cinta Nabi Muhammad Baiq Cynthia Genta Amethyst



Itulah review singkat dari gadis yang dipanggil Husnul Faqihah.

Kami tunggu review dari kalian untuk tampil di blog sederhana Baiq Cynthia.



Salam Literasi

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts