Pesan untuk Wanita: Ketika Hatimu Luka, Ini yang Harus Kamu Lakukan.

Hampir semua wanita akan merasakan sensitif, apalagi berurusan dengan perasaan. Perasaan yang dilukai, bisa membuat masalah besar bagi si wanita. Terlebih yang membuat luka dan sakit di hati adalah orang yang paling kamu percayai atau diharapkan untuk menjadi yang terbaik untukmu. Apa jadinya, saat perasaan wanita digantung gak jelas hingga berujung (Baper.red)?



Hal-hal ini yang harus kamu lakukan saat hatimu terluka. Pastikan untuk membaca sampai akhir.


1. Menjauhkan diri dari media sosial. Kontrol diri sangat penting dalam keadaan yang sangat labil. Mengapa? Sangat dikhawatirkan memposting hal yang mengudang kontra dengan pengguna medsos. Karena beberapa kasus, sering rawan mengumbar aib ke ranah medsos. Daripada merugikan diri sendiri atau pihak lainnya. Lebih baik istirahatkan diri dari dunia maya.
Selama istirahat dengan dunia maya, pastikan memilih untuk tidak menyendiri. Bergabung dengan anggota keluarga.




2. Mencari tempat untuk menyalurkan pikiran. Bisa bercerita dengan orang yang paling dekat dan dipercaya, mengapa bicara dengan orang lain? Hati kita perlu teman ... butuh tempat untuk mengeluarkan uneg-uneg. Jika tidak siap untuk bicara secara langsung. Maka, bicarakan dengan tulisan. Mengeluarkan semua yang ada dalam pikiran akan mengurangi beban, secara perlahan.




3. Mencari permasalahan yang memang membuat luka di hati. Tidak lantas membantu orang yang bersangkutan. Memaafkannya, dengan begitu hati akan kembali jernih. Memeluk luka adalah cara paling baik ... jangan sampai karena ada luka, membuat orang lain terluka oleh apa yang kita rasakan. Hanya dengan menghapus memori di otak, membiarkan apa yang sudah terjadi, biarkan terjadi saja. Kita tidak bisa mengobati luka dengan balas dendam. Luka akan sembuh saat kita percaya akan ada sesuatu yang lebih baik di depan sana.




4. Istirahatkan pikiran. Dengan berdoa yang penuh khusuk atau meditasi sebagai cara menenangkan pikiran. Bisa juga dengan memakan es krim atau coklat untuk mengurangi kadar stress. Bisa juga dengan tidur. Saat tidur, memperbaiki sel-sel yang rusak. Juga menghentikan aktivitas ... sebagai cara melenyapkan rasa lelah seusai menangis atau bersedih.




5. Saat usai menenangkan pikiran dengan cara di atas. Kembali pada rutinitasmu, tanpa mengingat lagi apa yang membuat luka. Jadikan motivasi untuk terus semangat. Hanya butuh waktu untuk membekap luka. Sejatinya, luka hanya perlu dilupakan, dianggap hanya luka kecil yang akan sembuh kemudian hari. Tersenyumlah, Allah akan memberikan kado terindah kepada yang terus bersyukur dalam keadaan bagaimanapun.





Itulah hal-hal yang penting untuk dijalani saat mengalami hati yang terluka. Tetaplah semangat mencari hal baru yang lebih menyenangkan.

Penulis : Baiq Cynthia

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

Post a Comment

Popular Posts