[Mini Review] Jingga dalam Elegi-Esti Kinasih

Keterpurukan bukan sebuah akhir. Bisa jadi awal yang tidak disangka-sangka. Setiap orang memiliki jalan tersendiri untuk menyematkan perasaan kalut, kekesalan, pencarian jati diri pun perhatian. 
Jingga dalam Elegi, lanjutan dari novel sebelumnya Jingga dan Senja. Benar-benar menguras emosi pembaca. Penulis sangat lihai memainkan karakter kembar identik yang memiliki perbedaan juga ciri khas. Alur yang begitu kuat, ditambah penggambaran latar turut menyuarakan tokoh. 

Ciri khas lainnya, novel ini meski pembawaan santai, tetap fokus dengan isi cerita. Sebagaimana cerita remaja, yang penuh drama, melankolis. Tapi, berbeda dengan gaya-gaya sinetron. 



Konflik yang ditawarkan memikat, tidak membuat pembaca terlalu tegang atau jengah. Sangat rekomen untuk pecinta teenlite, juga karya pop. 

Jangan lupa koleksi ketiganya! Bisa juga baca gratis di aplikasi e-book (Ijakarta).



#SalamLiterasi

Baiq Cynthia

Baiq Cynthia Menggeluti dunia literasi dan freelancer, sebagai editor lepas dan penulis content writer. Bukunya berjudul September Wish dan DARAH. Menantikan kehadiran buah hatinya.

4 comments

  1. Sangat sering dengar nama Esti Kinasih. Tapi aku sanagt jarang sentuh genre ini buat dibaca padal aku bukan tipe pemilih untuk baca. Dari dulu rencana aja baca tulisannha Esti Kinasih. Thanks rekomendasinya ya, Iq... ❤

    ReplyDelete
  2. Btw karena tulisanmu ini aku jadi install Ijakarta. Huwaaa... Banyak buku bisa dibaca. Thanks yaa, Iq. Informatif!

    ReplyDelete
  3. Sama-sama mbak Poppy. Banyak banget, dah. Cuma gak sempat bikin ulasan banyak. Akhirnya bikin mini-mini review. Selamat membaca. 😍😘

    ReplyDelete
  4. 😍😍😍 Bagus banget dah ... aku biasanya ngantuk baca teenlit, eh gara-gara tugas suruh bikin novel remaja. Aku baca ini. Lengket rasanya. 😍😘

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan sempatkan memberikan komentar. Saya akan memberikan umpan balik dan berkujung kembali pada blog Anda.

Popular Posts